KPU Papua Barat Optimistis Bawa Hasil Rekapitulasi Suara ke Jakarta Hari Kamis

MANOKWARI, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Barat optimistis bisa membawa hasil rekapitulasi suara pemilu serentak di daerah tersebut ke Jakarta, Kamis (16/5).

Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana, di Manokwari, Selasa (14/5), mengatakan bahwa pleno rekapitulasi suara di daerah ini sudah menuntaskan 11 dari 13 kabupaten/kota. Tersisa dua, yakni Kabupaten Maybrat dan Fakfak.

“KPU Maybrat sudah menyelesaikan pleno hari ini dan Fakfak hingga pukul 14.00 WIT tadi tersisa satu distrik dan satu jenis surat suara, yakni DPRD kabupaten,” katanya.

Amus Atkana yakin malam ini rekapitulasi KPU Fakfak selesai, kemudian pada Rabu (14/5) pagi sudah membawa hasil ke Manokwari untuk dibacakan pada pleno tingkat provinsi.

Pleno rekapitulasi KPU Provinsi Papua Barat akan dilanjutkan pada hari Rabu (15/5) pukul 14.00 WIT.

Ia optimistis rekapitulasi tingkat provinsi untuk dua daerah tersebut tuntas paling lambat Rabu (15/5) malam.

“Kalau Rabu (15/5) selesai, berarti pada hari Kamis (16/5) kami sudah bisa membawa hasil ke Jakarta. Sampai di sana, kami akan langsung melakukan registrasi sehingga segera diberikan jadwal,” katanya.

Amus yakin hasil rekapitulasi suara pemilu di Papua Barat akan dibacakan pada pleno tingkat nasional sebelum 22 Mei 2019.

“Kalau pada tanggal 16 Mei hasil dari Papua Barat masuk, berarti kami bisa mendapat jadwal membacakan hasil paling lambat 2 hari setelah itu,” katanya lagi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER