KPU Biak Siapkan Data Hadapi PHPU di MK

BIAK, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Biak Numfor, Papua, menyiapkan data untuk menghadapi sidang gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang pelaksanaannya pada 14 Juni 2019 di Mahkamah Konstitusi.

“Meski KPU Kabupaten Biak Numfor tidak ada dalam kasus gugatan PHPU di MK, tim divisi hukum dan pengawasan KPU telah menyiapkan data berupa dokumen tahapan pelaksanaan dan hasil rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2019,” kata anggota KPU Kabupaten Biak Numfor, Melkianus Y. Rumbrawer S.M. di Biak, Rabu (12/6), menanggapi KPU kabupaten/kota menghadapi gugatan PHPU di MK.

Melkianus mengatakan bahwa pelaksanaan pemilu serentak di Kabupaten Biak Numfor berjalan lancar sesuai dengan tahapan serta tidak ada pelanggaran pemilu bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Ia melanjutkan, untuk penghitungan suara secara transparan dan terbuka mulai dari bawah, tingkat panitia pemilihan distrik (PPD), KPU kabupaten/kota, dan KPU provinsi.

Bahkan, selama penghitungan perolehan suara hasil Pilpres dan Pileg, menurut Melkianus, semua telah dilakukan KPU secara transparan serta dihadiri para saksi dari partai politik dan saksi kedua pasangan calon presiden/wakil presiden.

“Sesuai dengan surat Ketua KPU Pusat setiap KPU kabupaten/kota untuk berkoordinasi ke Jakarta dalam upaya menghadapi sengketa PHPU di MK,” ujarnya.

Berdasarkan data Pasangan Calon Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno telah melakukan gugatan hasil pilpres ke MK.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER