Kembangkan Potensi Wisata Daerah, Sultra Akan Gandeng Investor

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kini mengajak kalangan investor bekerjasama mengelola potensi pariwisata. Program itu sejalan dengan aspirasi masyarakat yang menghendaki pemerintah perlu melibatkan swasta untuk mengelola potensi wisata.

“Kerjasama dengan investor diperlukan antara lain karena Sultra sudah memprogramkan dimasa mendatang akan meningkatan pendapatan melalui sektor wisata,” jelas Gubernur Sultra, Ali Mazi kepada wartawan di Kendari, Sabtu (15/12).

Kebetulan potensi wisata di Sultra, kata Gubernur, memang besar dan semuanya unik. Ambil contoh Wakatobi yang kini dijadikan salah satu program pembangunan Bali Baru oleh Pemerintah Pusat. Tiap liburan berduyun duyun wisatawan asing dari berbagai negara ke Wakatobi.

Nah, Sultra ingin munculkan daerah wisata unik lainnya yang ada di Kolaka, di Muna, di Bombana dan di seputar kota Kendari sendiri,” kata Gubernur terpilih untuk periode kedua pada Pilkada serentak 2018 ini.

Untuk merealisasikan keberhasilan daerah Sultra membangun destinasi wisata, lebih jauh Gubernur mengatakan, tidak ada jalan lain yang elok ditempuh pemerintah daerah selain melibatkan swasta. Apalagi kemampuan daerah sementara ini masih terbatas.

Pria yang menjabat Gubernur Sultra periode pertama pada 2003-2008 ini, juga menjelaskan salah satu destinasi wisata yang akan dirampungkan dalam waktu dekat adalah Pantai Toronipa di Teluk Kendari.

“Pantai yang landai itu sebagai lokasi wisata keluarga yang menyerupai destinasi wisata Ancol di Jakarta,” ujar Gubernur.

Untuk itu, imbuh Gebernur, diperlukan hotel, tempat kuliner yang refresentative, tempat parkir, tempat oleh oleh, sarana transfortasi dan berbagai sarana pendukung lainnya.

“Pemprov akan membangunkan jalan hotmix dari kota Kendari ke pantai Toronipa. Sekarang pembangunan jalan itu sedang dikerjakan. Jika pembangunan destinasi wisata Pantai Toronipa selesai maka akan menjadi obyek wisata terbaru untuk keluarga di seputar Kendari,” pungkas Gubernur. (AH/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Reposisi Sekolah Demi Pendidikan

Menempatkan sekolah sebagai lembaga yang paling membentuk keterpelajaran seseorang adalah mitos dan tahayul, kalau tidak bisa disebut hoaks.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.