Usai Kericuhan, Kapolda Metro Jaya Pastikan Jakarta Tetap Kondusif

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, memastikan situasi Kota Jakarta usai kericuhan yang terjadi di depan Gedung Bawaslu dan beberapa titik lokasi pada Selasa (21/5) malam hingga Kamis (23/5) dini hari tetap kondusif dan aman.

“Situasi sampai dengan hari ini relatif kondusif tidak ada hal-hal yang mencurigakan,” katanya saat ditemui di depan Gedung Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (23/5).

Ia mengatakan bahwa sistem pengamanan dan penempatan aparat keamanan yang dilakukan untuk hari ini akan sama dengan hari-hari sebelumnya.

“Kita ada di Bawaslu dan tempat-tempat lain yang berpotensi kerawanan seperti DPR, Bawaslu, serta lokasi lainnya,” katanya.

Lebih lanjut, Gatot mengatakan untuk pembukaan arus lalu lintas yang ditutup tergantung pada situasi yang akan terjadi pada beberapa waktu ke depan.

“Kalau situasi memang sudah kondusif dan tidak ada lagi kelompok-kelompok yang melakukan tindakan anarkis, kita akan segera buka dan lancarkan lalu lintas ini,” ujarnya.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di sekitar Kantor Bawaslu pada Rabu (22/5) malam hingga Kamis (23/5) dini hari. Saat ini situasi di sekitar Gedung Bawaslu RI, tepatnya di sepanjang Jalan MH Thamrin sudah membaik dan kondusif.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi