Perbedaan Data Perolehan Suara, PKS DKI Jakarta Siap Laporkan ke Tiga Lembaga

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta siap melaporkan kasus dugaan perbedaan data perolehan suara DPRD dari Daerah Pemilihan 7 dan Dapil 8 Jakarta Selatan ke tiga lembaga berwenang.

Ketiga lembaga tersebut, yaitu Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kami sedang menyiapkan dokumen untuk mengajukan permohonan ke MK, cuma sebelumnya juga mau ada laporan ke Bawaslu,” ujar Ketua DPW PKS DKI Jakarta Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Agung Setiarso di Jakarta, Selasa (14/5).

Laporan pertama kali, kata Agung, akan disampaikan ke Bawaslu, mengingat bahwa tenggat perpanjangan pleno rekapitulasi suara di tingkat provinsi akan berakhir pada hari Rabu (15/5).

“Mudah-mudahan hari ini atau besok, yang jelas sebelum dibahas di KPU Pusat sudah bisa disampaikan ke Bawaslu,” katanya.

Mengenai laporan ke MK, Agung juga masih menunggu sampai keputusan pleno untuk Jakarta Selatan dikeluarkan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, rekapitulasi suara Jakarta Selatan memang sudah dibacakan namun belum final karena belum sampai ketuk palu.

“Nanti kita lihat DC-1 (dari Jakarta Selatan), kalau memang masih tidak diakomodasi, dalam artian tidak ditinjau ulang, ya, sudah kami ajukan ke MK,” kata dia.

PKS akan turut melaporkan kasus ini ke DKPP dengan alasan masalah etik KPU Provinsi DKI Jakarta, yang menurut Agung, tidak mau membuka data untuk membandingkan kembali data perolehan suara.

“Selain itu, juga mereka beralasan ini sudah tidak bisa lagi diperbaiki di provinsi, padahal malam sebelumnya kami sudah sepakat untuk adu data, jadi ada ketidakkonsistenan terhadap apa yang diucapkan,” kata Agung.

Sebelumnya, terhadap wacana pelaporan ke dewan etik yang sudah mengemuka sejak Jumat (10/5), anggota KPU Provinsi DKI Jakarta Partono mengatakan, “Terkait dengan DKPP itu, ya, hak mereka apakah kami ini melanggar kode etik yang sudah dibuat oleh DKPP,” kata Partono.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.