Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk pengamanan di Gedung Mahkamah Konstitusi pada Jumat (24/5).

“Sekarang ini yang ada di kantor MK, gabungan TNI-Polri ada delapan kompi,” kata Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Jakarta Pusat, Komisaris Besar Harry Kurniawan saat ditemui di Gedung MK, Jumat (24/5) siang.

Harry kemudian menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan pengamanan untuk mengantisipasi adanya aksi damai yang mungkin terjadi.

Selain itu, Harry menegaskan bahwa kepolisian sama sekali tidak menghalang-halangi masyarakat untuk melakukan aksi, sepanjang mereka mengantungi izin dari Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

Sejak kemarin, Polisi telah menutup akses jalan menuju Jalan Merdeka Barat dari arah Patung Arjunawijaya dengan menggunakan pagar besi dan kawat.

Sampai Jumat (24/5) pukul 13.25, Kepolisian dari unsur Brimob pun telah disiagakan di sekitar Gedung MK. Selain menyiapkan personel, Brimob juga telah menyiapkan mobil pengurai massa, barracuda, dan water cannon.

Selain Brimob, petugas dari kesatuan Marinir TNI-AL dengan dilengkapi tameng dan tongkat juga telah disiagakan.

Hari ini tim hukum dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno dijadwalkan akan mengajukan gugatan ke MK terkait pelaksanaan Pemilu 2019 yang dianggap diwarnai kecurangan.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER