Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi di NTT Akan Digelar Pada 7-10 Mei

KUPANG, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Dohu, mengatakan, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2019 tingkat provinsi akan digelar 7-10 Mei.

“Walaupun ada kabupaten yang belum selesai pleno, tetapi rapat pleno rekapitulasi tingkat provinsi tetap digelar mulai 7 Mei sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata Thomas Dohu di Kupang, Senin (6/5).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2019 tingkat provinsi dan bagaimana dengan kabupaten yang belum menyelesaikan pleno.

Menurut dia, rapat pleno tingkat provinsi tetap berjalan, walaupun masih ada daerah yang belum menyelesaikan rapat pleno di tingkat kabupaten.

Alasannya, pleno tingkat provinsi tidak dilakukan secara serentak untuk semua kabupaten di NTT.

Artinya, kabupaten yang sudah selesai pleno sudah bisa bergeser ke Kupang untuk pleno tingkat provinsi, kata Thomas Dohu.

Juru Bicara KPU Lembata, Hermanus Tadon secara terpisah mengatakan, saat ini KPU sedang menyelesaikan pleno dari satu kecamatan.

“Dari enam kecamatan, lima kecamatan sudah selesai pleno tingkat kabupaten. Kami targetkan, paling lambat Senin (6/5) malam, sudah bisa selesai semuanya,” katanya.

Karena itu, KPU Lembata sudah bisa berangkat ke Kupang untuk mengikuti pleno tingkat provinsi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER