Pria Lebih Suka Mencari Rumah Dibandingkan Perempuan


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tahukah Anda ternyata pria lebih banyak mencari rumah jika dibandingkan dengan perempuan, kesimpulan tersebut diambil dari jumlah pengunjung yang mengakses portal properti Lamudi.co.id.

Berdasarkan data Lamudi.co.id, Tren ini ternyata juga terjadi pada tahun 2017 lalu, dimana pria masih mendominasi dengan angka sebesar 55,61% untuk pria dan 44,39% untuk perempuan.

Mayoritas pengunjung tersebut mencari rumah dengan harga Rp 300 juta hingga Rp 500 jutaan, dengan area pencarian terbanyak berada di kawasan Jabodetabek. Pengunjung yang mengakses Lamudi paling banyak menggunakan perangkat mobile dengan persentase 71% dan desktop sebesar 10,19 %.

Rata-rata pengunjung yang mengakses Lamudi.co.id merupakan generasi Y dengan persentase sebesar 45 persen, kemudian disusul dengan generasi Z dengan persentase sebesar 23,07 persen.

Portal properti menjadi tren

Rumah siap sewa (ilustrasi).

Menurut Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id, mencari hunian menggunakan portal properti saat ini sedang menjadi tren, hal tersebut dikarenakan portal properti menawarkan banyak kemudahan kepada calon pembeli rumah, mulai dari dapat memberikan informasi yang lengkap, simple dan tidak perlu memakan banyak waktu.

“Kemudahan tersebut juga bisa pencari properi dapatkan dengan mengakses Lamudi, karena di sana mereka bisa mendapatkan informasi rumah dijual dengan sangat lengkap dan terperinci dari berbagai wilayah di Indonesia,” kata Mart.

Mart juga mengatakan, kehadiran internet membuat pola kehidupan berubah total, karena jika sebelumnya orang melakukan segala sesuatu secara manual, kini kehadiran internet membuat masyarakat lebih mudah untuk mencari apapun.

“Termasuk urusan cari rumah. Berbeda dengan zaman dulu, mereka harus melihat dulu iklan di media konvensional atau bertanya ke orang terdekat. Sekarang sudah berubah, saat ini pencari rumah hanya menggerakan jari melalui smartphone maka mereka bisa langsung mendapat hunian yang diinginkan,” kata Mart.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close