Fadli Zon Berharap Kasus Penyerangan Terhadap Novel Diusut Tuntas

KUDUS, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR Fadli Zon berharap kasus penyerangan terhadap Penyidik KPK Novel Baswedan segera diusut hingga tuntas.

“Siapa pun yang melakukan tindak pidana terhadap Novel harus diusut sehingga ada keadilan,” ujar Fadli Zon yang juga merupakan politisi Partai Gerindra ditemui saat berkunjung ke Kudus, Kamis (22/2).

Ia juga menyayangkan kasus yang terjadi saat ini yang kelihatannya mudah, namun pelakunya sulit ditangkap.

Sementara untuk hal yang begitu sulit, kata dia, pelakunya justru mudah ditangkap.

“Seharusnya, aparat segera menindaklanjutinya karena masyarakat tentunya perlu mendapatkan penjelasan siapa pelakunya,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, Presiden sudah berbicara beberapa kali, namun perkataan Presiden tidak didengar juga.

Menurut dia, dalam waktu dekat kasus Novel harus sudah ada kejelasan karena sudah setahun lamanya.

“Kami sangat mendukung agar kasus Novel segera diselesaikan, segera mendapatkan keadilan hukum dan hukum harus ditegakkan,” ujarnya.

Ia mengaku, sangat prihatin dan berduka atas teror fisik yang dialami Novel Baswedan tersebut.

“Bahaya dan tidak pada tempatnya. Tidak boleh ada teror seperti itu karena nantinya dikhawatirkan akan ada dendam,” ujarnya.

Ia juga berharap, upaya mengungkap korupsi tetap dilakukan dengan semangat. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER