Ini Penetapan Enam Zona Kampanye oleh KPU Sultra

KENDARI, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara mengeluarkan surat keputusan tentang jadwal dan lokasi kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra 2018 dengan membagi enam wilayah zona pada 17 kabupaten kota di daerah.

Ketua KPU Sultra Hidayatullah di Kendari, Jumat (16/2) mengatakan, pembagian wilayah zona bagi tiga pasang calon bertujuan agar setiap pasangan calon melaksanakan kampanye pada wilayah kabupaten kota secara teratur, tertib dan terarah.

“Pelaksanaan kampanye pasangan calon yang dimulai 15 Februari hingga berakhir pada 23 Juni 2018,” ujarnya.

Adapun pembangian wilayah zona pada 17 kabupaten dan dua kota yakni untuk wilayah zona I (Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Kepulauan), zona II (Kabupaten Konawe selatan dan Bombana) dan zona III (Kota Baubau, Kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Utara dan kabupatebn Wakatobi).

Sedangkan wilayah zona IV meliputi Kabupaten Muna, Muna Barat dan kabupaten Buton Tengah, zona V Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur dan Kolaka Utara dan zona VI di kabupaten Konawe dan Konawe Utara.

Menurut Hidayatullah dari jadwal dan lokasi yang disiapkan selama kurang lebih empat bulan lebih sepekan itu tidak termasuk dengan hari libur keagamaan.

“Dari waktu dan jadwal yang disiapkan para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur berkampanye itu sudah termasuk dengan kegiatan deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan pada 18 Februari, dan dua kali dilakukan debat publik pertama yakni pada tanggal 25 Maret dan debat publik ke dua pada 6 Mei 2018,” tuturnya.

Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sultra yang ditetapkan KPU yakni nomor urut “1” pasangan Ali Mazi-Lukman Abunawas yang diusung partai Golkar dan Nasdem (10 kursi), pasangan nomor urut “2” Asrun-Hugua diusung PAN, PDIP, PKS, Gerindar dan Hanura (26 kursi) dan pasangan urut “3” Rusda Mahmud-LM Sjafei Kahar diusung Paartai Demokrat, PPP dan PKB (9 kursi).¬†(Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Bersyariah dan Ruang Publik Inkusif

Saya sendiri berpendapat bahwa dasar negara Republik Indonesia Pancasila sudah sangat memadai sebagai kesepakatan bersama menuju tatanan bernegara yang demokratik sekaligus mewadahi religiusitas inklusif dari segenap warga negara Indonesia termasuk didalamnya mayoritas ummat Islam.

Soal Islam Nusantara

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER