Ternyata Ahok Ikut Menyambut Raja Salman

JAKARTA – Teka-teki Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hadir atau tidak dalam penyambutan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud akhirnya terjawab. Ahok ternyata akan mendampingi Presiden Jokowi dalam menyambut kedatangan Raja Salman di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3).

Hal ini terungkap dari pernyataan Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) Pemprov DKI Jakarta Muhammad Mawardi, Rabu (1/3).

“Bapak gubernur (Ahok) mendapat undangan untuk menyambut Raja Salman,” ungkap Mawardi.

Sebelumnya, berdasarkan agenda dalam situs PemprovDKI Jakarta, Ahok memang sudah dijadwalkan untuk menyambut kedatangan Raja Salman dan rombongan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (1/3), sekitar pukul 12.30 WIB.

EDITOR: Rizky

14 KOMENTAR

  1. kode keras dr Bunda Taplak atas kekecewaan hasil Pilkada DKI putara 1, yg kemudian menyuruh Petugas Partai agar sering tampil di muka publik mengikut sertakan siahok utk menyatakan warning “do not disturb this man (sipenista)” dg berbekal alasan protokoler, terlihat jelas keberpihakan pemerintah dan menunjukkan kesan tidak mengakui/terpengaruh dg status hukum si terdakwa, hal ini cukup berpengaruh jg thd persepsi sebagian masyarakat labil dan rentan dikelabui dg pencitraan bahwa “orang ini (siahok) tidak bermasalah”!!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Simbolik dan Islam Substantif: Problema Nilai Islamisitas dalam Politik Indonesia

Bagi saya, Habib Rizieq Shihab masih kurang radikal karena ia tidak memiliki ide original tentang negara nomokrasi Islam, yang menurut Thahir Azhary (1995) sebagai negara ideal atau negara siyasah diniyah dalam konsepsi Ibnu Khaldun (1849). Pengetahuannya tentang Kartosoewirjo yang pernah mendirikan Negara Islam Indonesia di Jawa Barat tahun 1949 juga sangat minim sehingga jika dipetakan, ia hanyalah tokoh pinggiran dalam proses revolusi Islam yang kini sedang berproses di Indonesia.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.