Sehari Pasca Pemilu, Jokowi Tandatangani Perpres Kenaikan Gaji Kompolnas Hampir 2 Kali Lipat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Presiden Jokowi menaikkan hingga hampir dua kali lipat penghasilan atau gaji dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Kenaikan penghasilan Kompolnas tersebut tertuang lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2019 tentang Hak Keuangan Bagi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), yang ditandatangani Presiden pada 18 April 2019, sehari pasca Pemilu 2019 yang jatuh tanggal 17 April.

Dijelaskan dalam Perpres tersebut, kenaikan dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian, dan kinerja bagi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan anggota Kompolnas.

Di Dalam pasal 2 Perpres tersebut tercantum besaran hak keuangan, yang naik hampir dua kali lipat dari yang diatur di Perpres Nomor 5 Tahun 2008 tentang Honorarium Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), yang dibayarkan setiap bulan.

“a. Ketua, sebesar 25.000.000; b. Wakil Ketua, sebesar Rp23.500.000; c. Sekretaris, sebesar Rp22.000.000; dan d. Anggota, sebesar Rp22.000.000,” bunyi pasal 2 Perpres Nomor 20 Tahun 2019 tersebut.

Jika merujuk ke Perpres Nomor 5 Tahun 2008 yang dikeluarkan semasa Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyoho (SBY), Ketua dan Wakil Ketua Kompolnas memperoleh honorarium sebesar 14.37.000, sementara Sekretaris dan anggota memperoleh Rp12.000.000 setiap bulan.

Dengan keluarnya Perpres Nomor 20 Tahun 2019 ini, maka sesuai pasal 6, Perpres Nomor 5 Tahun 2008 tidak lagi berlaku.

Besaran penghasilan baru Kompolnas ini mulai diterima sejak April 2019, sesuai dengan mulai berlakunya Perpres sejak ditanrangani dan disahkan berlaku sejak diundangkan pada 18 April 2019 oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.