Panglima TNI: Pemutaran Film G30S/PKI Penting untuk Generasi Muda

0
100
gatot nurmatyo
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo perintahkan pemutaran film G30S/PKI di lingkup internal institusinya, saat berziarah di Makam Bung Karno, Blitar, pada Senin, 18/9/2017. (Foto: Istimewa)

KARANGANYAR – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan pemutaran film Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI) bertujuan agar diketahui oleh generasi muda zaman sekarang supaya mereka tidak mudah terprovokasi dan terpecah-pecah lagi.

“Saya yang memerintahkan pemutaran kembali film G30S PKI itu, sehingga jajarannya mengimbau masyarakat untuk memutar kembali film itu,” kata Panglima usai berziaran ke Makam Presiden RI ke-2 Soeharto, di Astana Giribangun Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (19/9).

Panglima mengatakan pemutaran film G30S/PKI tersebut tujuannya bukan untuk mendiskriditkan, tetapi peristiwa tersebut agar diketahui oleh generasi muda. Mereka tidak terprovokasi dan terpecah-pecah lagi, sehingga tragedi yang sangat mengerikan itu, tidak terulang lagi pada zaman sekarang ini.

“Kami kalau tidak ingatkan dalam peristiwa itu, orang tidak tahu ada gerakan-gerakan mengadu domba dan sebagainya,” kata Panglima.

Menurut Panglima, bangsa ini harus bersatu membangun dengan tidak melupakan sejarah, karena sejarah cenderung terulang. Hal ini, seperti peristiwa PKI Madiun dan pada 1965.

“Saya bertujuan agar semua generasi memahami, bahwa kita pernah mempunyai sejarah kelam, dan sejarah itu, dapat terulang. Karena sejarah cederung terulang kembali,” kata Panglima menegaskan.

Menyinggung soal deteksi yang dilakukan oleh Jajaran TNI soal perkembangan PKI sekarang, Panglima mengatakan mengibaratkan seperti garam yang dimakan bisa dirasakan tetapi tidak dapat dilihat.

Panglima mengatakan Presiden menginginkan agar film tersebut, dapat dinikmati dalam kondisi remaja sekarang. Namun, intinya untuk pelajaran sejarah agar bisa dinikmati, sehingga dibuat sesuai zamannya sekarang, dan berdasarkan sejarah yang ada.

“Hal ini, suatu ide yang luar biasa,” kata Panglima.

Panglima bersama tiga Kepala Staf baik Angkatan Darat, Laut dan Udara beserta jajarannya melakukan ziarah ke makam Presiden RI ke-2 Soeharto di Astana Giribangun Karanganyar, Selasa (19/9). Panglima sebelumnya juga berziarah ke makam Presiden RI pertama Soekarno di Blitar dan Presiden RI ke-4 Abdurraman Wahid (Gus Dur) di Jombang Jatim.

Panglima yang didampingi pihak keluarga besar Presiden Soeharto yang diwakili oleh Ari Sigit diikuti Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, dan Kepala staf Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahyanto. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...
loading...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...