Menyampaikan Pesan Lingkungan, Pria ini Keliling Indonesia Dengan Sepeda Ontel

PADANG – Ada yang unik terlihat di Pantai Padang sore ini (22/4), yaitu bendera Indonesia terpasang di belakang sebuah sepeda ontel dengan beberapa tas ransel dan tulisan “keliling Indonesia”di bagian depan sepeda. Sepeda ontel tersebut ternyata tunggangan seorang pria asal Mesuji – Lampung yang bertekad keliling Indonesia dengan alat transportasi sederhana tersebut.

Pria bernama Egi Suryana ini Berangkat seorang diri dari kampung halamannya di Desa Sinar Laga, pada hari Rabu (22/3/2017) dan baru saja tiba di Kota Padang.

“Saya sudah bertekad berkeliling Indonesia dengan sepeda ini. Rute yang ditempuh adalah searah jarum jam, yaitu dari Lampung menyusur ke utara Pulau Sumatera hingga ke Aceh, dari Aceh menyeberang menggunakan transportasi laut ke Kalimatan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, Bali, Jawa dan kembali ke Lampung. Perhitungan kasar perjalanan keliling Indonesia dengan sepeda ini kira–kira memakan waktu ±1,5–2 tahun,” jelas Egi, yang saat ini sudah berumur 40 tahun.

Lebih lanjut disampaikan bahwa aktivitasnya ini selain bertujuan mengenal daerah–daerah di Indonesia, juga menyampaikan pesan untuk membudayakan kembali minat bersepeda sekaligus mengkampanyekan perilaku hemat terhadap penggunaan energi fosil.

Di antara sela sela perjalanan, Egi juga singgah ke sekolah–sekolah dan stasiun radio untuk berbagi pengalaman dan menyampaikan pesan lingkungan tersebut kepada siswa dan masyarakat.

Buku berisi stempel Intansi yang dikunjungi Egi, sebagai bukti telah disinggahinya suatu lokasi. (foto:SERUJI/Hadi P)

Kisah perjalanan keliling Indonesia nya dicatat dengan buku kecil dan diabadikan dengan kamera pocketnya serta tidak lupa menyiapkan buku khusus yang berisi stempel instansi di kabupaten/kota yang dikunjungi sebagai bukti telah disinggahinya kabupaten/kota tersebut.

 

EDITOR: Iwan S

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER