Kecam Kekerasan Terhadap Ratna Sarumpeat, Aktivis Lintas Generasi Galang Dukungan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Penganiayaan yang dialami aktivis perempuan yang dikenal dengan sikap kritisnya kepada pemerintah, Ratna Sarumpeat mengundang keprihatian dari berbagai pihak. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD pun turut mengecam apa yang menimpa Ratna tersebut sebagai perbuatan biadab dan terkutuk.

Prihatin atas peristiwa yang juga dianggap menghina kaum Ibu dan demokrasi di Indonesia tersebut, aktivis lintas generasi menggalang dukungan bagi Ratna Sarumpeat.

Aktivis yang menamakan diri mereka “Komite Solidaritas Untuk Ratna Sarumpeat dan Demokrasi” tersebut, berencana mengundang para aktivis untuk memberikan dukungan moril dan penegakan hukum atas kasus tersebut.

“Kami mengundang insan-insan pejuang demokrasi untuk berkumpul di Dunkin Donuts Menteng pada hari Selasa, 2 oktober 2018 jam 19.00,” kata Syahganda Nainggolan lewat undangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (2/10).

Baca juga: Mahfud MD: Penganiayaan Terhadap Ratna Sarumpeat Biadab dan Terkutuk !

Dalam undangan yang diterima SERUJI tersebut, tercantum nama-nama tokoh aktivis lintas generasi yang selama ini kerap bersuara kritis pada penguasa, sebagai pengundang.

Diantara aktivis yang mencantumkan namanya sebagai pengundang adalah, aktivis peristiwa Malari 1974, Hariman Siregar; Putri Presiden ke-1 RI, Rachmawati Soekarnoputri, Rocky Gerung, Hatta Taliwang, dan banyak lainnya.

Diberitakan sebelumnya, aktivis perempuan yang selama ini dikenal dengan sikap kritisnya pada pemerintah, Ratna Sarumpeat mengalami penganiayaan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Dilaporkan peristiwa terjadi di Kota Bandung.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada tanggal 21 September lalu, dan baru terungkap pada Senin (1/10) malam, setelah beredar foto Ratna dengan wajah lebam di media sosial dan aplikasi kirim pesan WhatsApp.

Baca juga: Aktivis Perempuan Ratna Sarumpeat Dianiaya Orang Tak Dikenal

Ratna saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit di Jakarta, dan memilih bungkam sejak peristiwa yang terjadi lebih dari seminggu lalu itu.

Berikut undangan dari “Komite Solidaritas Untuk Ratna Sarumpeat dan Demokrasi”;

Atas peristiwa kekerasan yang menimpa ibunda Ratna Sarumpaet yang telah menghina kaum ibu dan demokrasi di Indonesia, maka kami mengundang insan insan pejuang demokrasi untuk berkumpul di Dunkin Donuts Menteng pada hari Selasa, 2 oktober 2018 jam 19.00.

Kehadiran kawan2 sangat membantu untuk dukungan moril dan penegakan hukum atas kasus ini.

Turut mengundang :

1. Hariman Siregar
2. Gde Siriana
3. Ariadi Ahmad
4. Kisman Latumakulita
5. Rachmawati Soekarno
6. Syahganda Nainggolan
7. Rocky Gerung
8. Hatta Taliwang
9. Iwan Sumule
10. Ferry Juliantono
11. Saleh Hidayat
12. Kulding Singh
13. Nunung Fatma
14. Wahyono
15. MN. Lapong
16. Ricky Tamba
17. Benz Yono
18. Asma Dewi.
19. Ilham Yunda
20. Rizal Darma Putra
21. Benz yono
22. Adam WH
23. Syamsul Rizal
24. Indra Adil
25. Rahmah Hasjim
26. Rahmad
27. Benny Akbar Fatah
28. Edisaa Girsang
29. Suripto
30. Iwan Lesmana
31. Kadri
32. Desiana
33. Dodo
34. Syamsul Rizal
35.muflizar
36. Suhendi Eeng
37. Zeng weizan
38. Sunardi
39. Zuhai firmansyah
40. Pipit Kalista
41. Ferry Machus
42. Diapari sibatangkayu
43. Wenry AP
44. Natalius Pigai
45. Lutfi Nasution
46. Indah Nursanti
47. Yudi Syahudi Sayuti
48. Nelly Ringo Ringo
49. Dewi S
50. Mayang
51. LINDA SP
52.syamsyah saleh kilwo
53.abdullah Angkotasan
54.Saipul Basri
55.Nuri Nurhayati
56. Saharuddin
57. Nina Bahri
58. Muksin Baktir
59. Putra jaya
60. Tegus Santosa
61. Saharudin
62. Mohamad Safri
63. Komeng
64. Inaemil
65. Ari julian
66. Boim
67. Ismed Matahari
68. Guntur Siregar
69. Vivi
70. Habiburrohman
71. Erik IPDN
72. Adnan Balfast
73. Rusdianto samawa
74. Pontas Limbong
75. Hilman
76. Sutra Dewi
77. MHR Sikka Songge
78. Febby lintang
79. Iwan IPDN
80. Erik ridzki
81. Nasir
82. Moh. Syafiq Khan
83. Agusto sulisto
84. Sahroni
85. Agus Edy Santoso
86. Rahman TB

Silahkan ditambah jika ada yang bersedia hadir.

Wassalaam

(ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi