Ke Masjid Istiqlal, Raja Salman Tidak ada Dialog Khusus dengan Ulama

JAKARTA – Kunjungan Raja Salman ke Masjid Istiqlal Jakarta, ternyata tidak dijadwalkan ada dialog khusus dengan pengurus atau para ulama Indonesia. Raja hanya berada di Istiqlal selama 30 menit pada hari Kamis setelah dari gedung DPR-RI.

Bahkan, Minggu (26/2) kemarin, sudah dilakukan gladi bersih.

“Raja Salman dan rombongan akan berkunjung hari Kamis tanggal 2 Maret, untuk menunaikan salat zuhur sekitar pukul 13.45 WIB dan menulis kesan dan pesan usai berkunjung ke Istiqlal. Kalau durasi kunjungannya sekitar 30 menit,” tegas Kepala Bidang Protokol dan Humas Masjid Istiqlal Jakarta Abu Hurairah

Abu lebih lanjut menjelaskan, Raja Salman akan memasuki area Masjid Istiqlal melalui pintu VVIP Al-Malik yang biasa digunakan Presiden dan tamu negara.

Beberapa kekurangan persiapan akan dilakukan hari ini dan besok, demi sempurnanya penyambutan tamu Negara tersebut.

EDITOR: Yus Arza

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Najmul Akhyar

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER