KAMMI Menuntut Kapolda Metro Jaya Dicopot

0
175

JAKARTA – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) hari ini, Jumat (26/5), menggelar aksi unjuk rasa di 50 kota di seluruh Indonesia dengan mengerahkan ribuan Mahasiwa untuk menuntut pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Jakarta Utara, sebagai buntut tindakan represif aparat saat membubarkan Aksi KAMMI di depan Istana Merdeka Rabu (24/5) lalu.

Ketua Umum PP KAMMI Kartika Nur Rakhman dalam keterangan tertulis yang ditanam SERUJI, Jumat (26/5), mengatakan bahwa reformasi di tubuh kepolisian telah gagal dan meminta Pemerintah memberikan sanksi tegaa.

“Bila Kapolres Jakarta Pusat dan Kapolda Metro Jaya tidak segera dicopot, maka akan menjadi pembenaran bahwa Presiden Jokowi membenarkan dan terlibat dalam tindakan represif dan kekerasan aparat kepolisian,” katanya.

 

Nur Rakhman menambahkan, Kepolisian harus menghentikan standar ganda dalam menghadapi aspirasi masyarakat. Mahasiswa dan masyarakat sudah sangat resah dengan standar ganda ýang sudah tidak bisa ditolerir lagi.

Sementara itu Ketua Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Riko Tanjung mengatakan bahwa kejadian seperti ini tidak perlu terjadi bila aparat kepolisian tidak diskriminatif dan represif dalam mengawal aksi demonstrasi mahasiswa, yang merupakan penjaga stabilitas kondisi kebangsaan dan pengawal demokrasi.

“Ini adalah tugas sejarah yang akan dijalankan mahasiswa. Represifitas aparat kepolisian kepada mahasiswa adalah tindakan anti demokrasi dan mengancam stabilitas kondisi kebangsaan. Ini harus dihentikan,” ujar Riko.

Riko menegaskan bahwa bila ada demontrasi massif dari mahasiswa, hal tersebut sebagai tanda bahwa ada yang salah dalam Negeri ini.

Lebih lanjut Riko menjelaskan bahwa KAMMI lahir dari keprihatinan bangsa atas krisis 1998, dimana tugas sejarah KAMMI adalah merawat dan menjaga Indonesia agar tidak ada lagi krisis serupa 1998 yang menyengsarakan rakyat, merusak tatanan demokrasi dan meruntuhkan keutuhan persatuan Indonesia.

“Ini semua dilakukan agar Cita-cita Kemerdekaan yang dirumuskan pendiri bangsa bisa diwujudkan tanpa ada yang mendestruksi,” tutup Riko. (Hrn)

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Airlangga Hartarto

Pleno Tunjuk Airlangga Hartarto Sebagai Ketua Umum Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar, Rabu (13/12) malam, memutuskan menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar definitif menggantikan Setya Novanto yang kini tengah...
setnov, FPG

Perbuatan Setya Novanto Untungkan Orang dan Korporasi, Inilah Daftarnya

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menyebut perbuatan Setya Novanto menguntungkan orang lain dan korporasi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-Elektronik (KTP-el). "Selain...
Jokowi

Indonesia Sampaikan Enam Usulan OKI Terkait Yerusalem

ISTANBUL, SERUJI.CO.ID - Indonesia mengusulkan enam poin usulan penting sikap negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam terkait pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. "Pertama,...

KANAL WARGA TERBARU

images(14)

Jangan Terlalu Berharap Dengan Hukum

Tulisan ini acap kali menjadi perbincangan hangat banyak pihak, khususnya masyarakat menengah kebawah. Meski tak semuanya benar, namun sesuai fakta yang dialami banyak pihak...

Calon Haji Pasca Stroke Ini Tetap Ingin Berangkat Haji

WONOGIRI - Bisa menunaikan rukun iman yang kelima merupakan dambaan setiap muslim di seluruh dunia tak terkecuali muslim indonesia. Bahkan mereka yang secara fisik lemahpun...
4e3443b2632b8e8a4ea012759bd78a3e4f282447

Belajar Jadi Makmum Kalau Ingin Beriman

Shalat berjamaah adalah contoh bagaimana sebuah ukhuwah dibangun. Oleh karenanya, ibadah mulia itu berlipat kali nilainya di sisi Allah. Ukhuwah itu sendiri ciri keimanan, bagaikan...