Jet Tempur AS Tembak Jatuh Pesawat Suriah

RAQQA – Sebuah jet tempur Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menembak jatuh pesawat tempur Suriah di Raqqa, Suriah, Ahad (18/6).

Washington menyebut serangan itu dilakukan karena pesawat tempur Suriah menjatuhkan bom pada pasukan koalisi AS yang sedang memerangi ISIS di Suriah utara. Sementara, Damaskus mengatakan pesawat mereka sedang dalam misi tempur melawan kelompok militan ISIS di Raqqa.

Insiden tersebut terjadi saat sebuah kelompok pemantau melaporkan pertarungan darat pertama antara pasukan pemerintah Suriah dan aliansi pejuang Kurdi dan Arab yang didukung AS.

“Pada pukul 6:43 (17:43 GMT), sebuah (pesawat jet tempur) rezim Suriah SU-22 menjatuhkan bom di dekat pasukan koalisi Angkatan Darat Demokratik Suriah (SDF) di selatan Tabqah dan, sesuai dengan peraturan dan pembelaan kolektif pasukan koalisi, maka segera ditembak jatuh oleh (jet tempur) F/A-18E Super Hornet AS,” kata Gabungan Task Force dalam sebuah pernyataan yang dilansir Al Jazeera (19/06).

Dikatakan bahwa dua jam sebelumnya, pasukan yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad menyerang pasukan SDF di kota Ja’Din di selatan Tabqa, melukai sejumlah pejuang SDF dan telah menggiring SDF keluar dari kota.

Koalisi pimpinan AS menambahkan bahwa misinya adalah untuk mengalahkan ISIS di Irak dan Suriah dan tidak berusaha untuk melawan rezim Suriah, Rusia, atau pasukan pro-rezim yang bermitra dengan mereka. “Namun (koalisi) tidak akan ragu untuk membela pasukan koalisi atau mitra dari manapun ancaman itu,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya pada hari Ahad, tentara Suriah mengatakan bahwa mereka yang disebut sebagai aliansi internasional telah menargetkan jet di atas wilayah al-Rasafa di desa selatan al-Raqqa saat berada dalam misi tempur melawan Daesh (ISIS).

Pilot jet tersebut dilaporkan hilang setelah serangan ini, kata pimpinan militer dalam sebuah pernyataan, menurut kantor berita Suriah, SANA.

Koalisi pimpinan AS dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan operasi militer pengeboman udara di Suriah utara dan Raqqa. Pasukan yang didukung AS telah mengelilingi kota Raqqa dan merebut beberapa distrik dari pejuang ISIS.

Tentara Suriah juga telah mengambil alih wilayah dari mundurnya pejuang ISIS di pedesaan Raqqa barat dan merebut kembali beberapa ladang minyak dan desa-desa yang berada di bawah kendali kelompok tersebut selama hampir tiga tahun.

Setelah menembak jatuh pesawat Suriah, bentrokan antara pasukan pemerintah Suriah dan pejuang yang didukung koalisi pecah di dua desa sekitar 40km selatan kota Raqqa, kata badan pengamat HAM di Suriah (Syrian Observatory for Human Rights). (M.Gauzal/IwanY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER