‘Jaksa Masuk Sekolah’, Bekali Siswa Bahaya Narkoba

0
25
Jaksa masuk sekolah
Jaksa di Kejati DIY menyampaikan materi bahaya narkoba di hadapan siswa kelas VIII SMP N 3 Ngaglik, Rabu (15/11/2017). (Foto: Hanif/SERUJI)

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Tingginya angka peredaran narkoba yang mengancam pelajar di Yogyakarta, membuat Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah.

Kegiatan sosialisasi ini oleh Kejati DIY diberi nama ‘Jaksa Masuk Sekolah’.

Sosialisasi pada Rabu (15/11) kemarin dilakukan ke siswa-siswi SMP N 3 Ngaglik, Sleman, Seminggu sebelumnya, program jaksa masuk sekolah juga dilakukan di SMA N 4 Yogyakarta.

loading...

“Program jaksa masuk sekolah dimulai sejak tahun 2015,” kata Kusuma Jaya Bulo, Kasi Penkum Kejati DIY kepada SERUJI, Rabu (15/11) siang.

Program ‘Jaksa Masuk Sekolah’ ditargetkan minimal satu bulan sekali, namun tak menutup kemungkinan untuk diselenggarakan lebih dari itu.

Bulo mengatakan program ini merupakan upaya untuk memproteksi remaja dari bahaya narkotika, kenakalan remaja serta agar remaja waspada dalam pergaulannya.

Menurutnya, modus-modus penyebaran narkotika sudah semakin canggih dan perlu upaya lebih dalam menekan berbagai kamuflase penyebaran narkotika.

Narkoba sangat sulit dideteksi penyebarannya, sehingga menurut Bulo, masyarakat dapat lebih siap menyikapi berbagai modus penyebaran narkotika.

Bulo melanjutkan melalui program ini semoga para guru, para murid dapat proaktif dalam pencegahan narkotika dan sosialisasi bahaya menjadi pengguna narkoba, serta upaya menurunkan kenakalan remaja di DIY.

“Dan juga semoga karakter remaja sudah mulai terbangun, sudah sadar akan bahaya narkotika, sehingga mereka bisa mandiri untuk menentukan sikap,” pungkas Bulo. (Hanif/SU02)

Komentar

BACA JUGA

Agenda Sidang Perdana PK Ahok Terkait Pembacaan Memori

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama dengan terpidana mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara,...
Suap

Suap APBD Jambi, Anggota DPRD Mulai Diperiksa

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor untuk tiga terdakwa kasus suap APBD Provinsi Jambi 2018 senilai Rp3,4 miliar. Berdasarkan...

PBB: Badai Ancam Jutaan Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Musim badai yang akan tiba mengancam lebih dari 1,5 juta pengungsi Muslim Rohingya dari Myanmar di kamp pengungsi Bangladesh selain sebanyak...

Mini Market 212 Mart Kembali Buka Gerai di Tangerang

TANGERANG, SERUJI.CO.ID - Mini market 212 Mart, yang dikembangkan Koperasi Syariah 212 membuka gerai keempatnya di Banjar Wijaya Kota Tangerang, Banten. "Sangat sulit untuk menunjukkan eksistensi...

Ribuan Jiwa di Kuningan Mengungsi Akibat Longsor

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ribuan jiwa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terpaksa mengungsi akibat di daerahnya terkena longsor dan pergerakan tanah yang merusak tempat tinggal mereka. "Yang...
loading...
Light at the end of the tunnel

Garis 8: Hak Asasi Manusia di Hadapan Tuhan

Saat ini banyak manusia yang menuntut agar “berhak segalanya". Apapun yang dikehendaki tak boleh dilarang, dengan sekedar alasan “tokh, tidak ganggu orang lain”. Maka,...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...