‘Jaksa Masuk Sekolah’, Bekali Siswa Bahaya Narkoba

0
81
Jaksa masuk sekolah
Jaksa di Kejati DIY menyampaikan materi bahaya narkoba di hadapan siswa kelas VIII SMP N 3 Ngaglik, Rabu (15/11/2017). (Foto: Hanif/SERUJI)

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Tingginya angka peredaran narkoba yang mengancam pelajar di Yogyakarta, membuat Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah.

Kegiatan sosialisasi ini oleh Kejati DIY diberi nama ‘Jaksa Masuk Sekolah’.

Sosialisasi pada Rabu (15/11) kemarin dilakukan ke siswa-siswi SMP N 3 Ngaglik, Sleman, Seminggu sebelumnya, program jaksa masuk sekolah juga dilakukan di SMA N 4 Yogyakarta.

“Program jaksa masuk sekolah dimulai sejak tahun 2015,” kata Kusuma Jaya Bulo, Kasi Penkum Kejati DIY kepada SERUJI, Rabu (15/11) siang.

Program ‘Jaksa Masuk Sekolah’ ditargetkan minimal satu bulan sekali, namun tak menutup kemungkinan untuk diselenggarakan lebih dari itu.

Bulo mengatakan program ini merupakan upaya untuk memproteksi remaja dari bahaya narkotika, kenakalan remaja serta agar remaja waspada dalam pergaulannya.

Menurutnya, modus-modus penyebaran narkotika sudah semakin canggih dan perlu upaya lebih dalam menekan berbagai kamuflase penyebaran narkotika.

Narkoba sangat sulit dideteksi penyebarannya, sehingga menurut Bulo, masyarakat dapat lebih siap menyikapi berbagai modus penyebaran narkotika.

Bulo melanjutkan melalui program ini semoga para guru, para murid dapat proaktif dalam pencegahan narkotika dan sosialisasi bahaya menjadi pengguna narkoba, serta upaya menurunkan kenakalan remaja di DIY.

“Dan juga semoga karakter remaja sudah mulai terbangun, sudah sadar akan bahaya narkotika, sehingga mereka bisa mandiri untuk menentukan sikap,” pungkas Bulo. (Hanif/SU02)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama