‘Jaksa Masuk Sekolah’, Bekali Siswa Bahaya Narkoba

SLEMAN, SERUJI.CO.ID – Tingginya angka peredaran narkoba yang mengancam pelajar di Yogyakarta, membuat Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY gencar melakukan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah-sekolah.

Kegiatan sosialisasi ini oleh Kejati DIY diberi nama ‘Jaksa Masuk Sekolah’.

Sosialisasi pada Rabu (15/11) kemarin dilakukan ke siswa-siswi SMP N 3 Ngaglik, Sleman, Seminggu sebelumnya, program jaksa masuk sekolah juga dilakukan di SMA N 4 Yogyakarta.

“Program jaksa masuk sekolah dimulai sejak tahun 2015,” kata Kusuma Jaya Bulo, Kasi Penkum Kejati DIY kepada SERUJI, Rabu (15/11) siang.

Program ‘Jaksa Masuk Sekolah’ ditargetkan minimal satu bulan sekali, namun tak menutup kemungkinan untuk diselenggarakan lebih dari itu.

Bulo mengatakan program ini merupakan upaya untuk memproteksi remaja dari bahaya narkotika, kenakalan remaja serta agar remaja waspada dalam pergaulannya.

Menurutnya, modus-modus penyebaran narkotika sudah semakin canggih dan perlu upaya lebih dalam menekan berbagai kamuflase penyebaran narkotika.

Narkoba sangat sulit dideteksi penyebarannya, sehingga menurut Bulo, masyarakat dapat lebih siap menyikapi berbagai modus penyebaran narkotika.

Bulo melanjutkan melalui program ini semoga para guru, para murid dapat proaktif dalam pencegahan narkotika dan sosialisasi bahaya menjadi pengguna narkoba, serta upaya menurunkan kenakalan remaja di DIY.

“Dan juga semoga karakter remaja sudah mulai terbangun, sudah sadar akan bahaya narkotika, sehingga mereka bisa mandiri untuk menentukan sikap,” pungkas Bulo. (Hanif/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close