Foto Lamanya Berpose Jempol Dikaitkan dengan Pilpres, Panglima TNI: Bertobatlah !

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Foto lama Penglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Marsekal Hadi Tjahjanto yang sedang berpose jempol kembali diviralkan di media sosial.

Dalam foto tersebut, terlihat Hadi berfoto bersama dengan Kapolri Jendral Tito Karnivian, Menko PMK Puan Maharani, Ketua DPR Bambang Soesatyo, dan Menhub Budi Karya Sumadi. Hadi yang duduk di bagian belakang, terlihat berpose jempol bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Salah satu akun twitter yang memviralkan foto tersebut adalah @Restcayah. Akun tersebut mengunggah foto Hadi sambil mementioan akun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

“Min @Bawaslu_RI . berani gk kelen periksa cebong kumisan loreng ini ?” tulis akun tersebut.

Setelah diselidiki, ternyata foto yang diviralkan tersebut adalah foto lawas saat Panglima TNI meninjau arus mudik pada lebaran tahun 2018, yang salah satu beritanya dapat dilihat di Tribunnews. Foto tersebut tidak ada kaitannya dengan dukung mendukung dalam Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Penglima TNI Hadi Tjahjanto meminta akun yang memviralkan foto lawasnya tersebut dengan membuat kesan seolah dukung mendukung Pilpres 2019, agar bertaubat.

“Di bulan #ramadan yang penuh rahmat dan ampunan ini, ingatlah firman Allah Swt, ‘…walfitnatu asyaddu minal qatli.‘ (Q.S. 2:190). Bertobatlah!. 🇮🇩 #P5TNI #nkrihargamati,” tulis Hadi lewat akun twitternya yang terverifikasi di @TjahjantoHadi, sambil unggah tangkap layar ciutan akun @Restcayah.

https://twitter.com/TjahjantoHadi/status/1129288397548167169

Pantauan SERUJI, Jumat (17/5) pukul 17.00 WIB, cuitan Hadi tersebut telah di retweet sebanyak lebih 1.200 kali, dan disuka lebih 1.800 akun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

Petani dan Musim Semi

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER