Soal Anggaran SLTA, Komisi D: Bisa Berikan Bantuan ke Provinsi, Tapi Tergantung Pemkot


SURABAYA – Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Agustin Poliana membenarkan bahwa Komisi D sudah konsultasi ke pemerintah pusat terkait bantuan dari pemerintah kota ke provinsi untuk siswa SMK dan SMA di Surabaya.

“Kami sudah ke Kemendagri dan Kemendikbud, mempertanyakan hal itu. Asas pemberian bantuan khusus untuk provinsi sebenarnya bisa,” terangnya saat ditemui SERUJI di gedung DPRD, Jalan Yos Sudarso, Selasa (22/8).

Namun, keputusan tetap dikembalikan kepada pemerintah kota. Ia mengakui, memang anggaran milik pemerintah kota tersebut, akan dialokasikan untuk apa tergantung keputusan Wali Kota.

“Jika Wali Kota belum berkenan untuk memberikan bantuan tersebut ke provinsi, mungkin ada alasan tertentu,” terangnya.

Hanya saja, pihak dewan tetap mengupayakan hal lain untuk menghindari siswa SMA dan SMK di Surabaya terancam putus sekolah akibat tidak mampu membayar biaya pendidikan.

“Karena pendidikan adalah hak setiap warga negara dan itu ditanggung pemerintah, kalau ada persoalan lain seperti ini, kita akan perjuangkan,” tuturnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bendera dan Krisis Kepemimpinan

Menurut vexillology, bendera bukan sekedar selembar kain biasa. Jika dia berkibar bebas di angkasa, bendera menginspirasikan semangat kepemimpinan tertentu yang sublim dan sulit dibayangkan oleh mereka yang jiwanya terjangkar oleh tanah di bumi.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close