Daftar Perolehan Medali Hari Ketujuh SEA Games 2017


KUALA LUMPUR – Berikut hasil perolehan medali SEA Games 2017 Kuala Lumpur Malaysia hingga hari ketujuh, Sabtu (26/8) siang.

  1. Malaysia 70 emas, 49 perak dan 45 perunggu, total 164 medali
  2. Vietnam  44 emas, 29 perak dan 33 perunggu, total 106 medali
  3. Singapura  39 emas, 33 perak dan 41 perunggu, total 113 medali
  4. Thailand  34 emas, 51 perak dan 56 perunggu, total 141 medali
  5. Indonesia  23 emas, 35 perak dan 47 perunggu total 105 medali
  6. Filipina 15 emas, 20 perak, 38 perunggu, Total 73 medali
  7. Myanmar 6 emas, 8 perak, 12 perunggu, total 26 medali
  8. Kamboja 1 emas, 0 perak, 6 perunggu, total 7 medali
  9. Brunei 0 emas, 2 perak, 7 perunggu total 9 medali
  10. Laos 0 emas, 1 perak, 7 perunggu, total 8 medali
  11. Timor Leste 0 emas, 0 perak, 0 perunggu, total 0 medali
    (Ant/Frdn)

1 KOMENTAR

  1. Apa sih persoalannya??? Pertanyaan ini menjadi PR bagi Pemerintah Indonesia, terutama MENPORA-nya dan setiap para organisasi yang membina dan melatih setiap bidang olah-raga, teristimewa para atletnya sendiri.

    Cobalah tengok ke belakang? Tontonlah kembali siaran-siaran TVRI dulu tentang setiap pelaksanaan Sea Games, kala itu Indonesia masih jayanya dan selalu menjadi peraih medali terbanyak dan selalu berada pada posisi teratas perolehan medali. Sea Games terakhir-terakhir ini selalu aneh nampaknya bahwa kejayaan itu tenggelam begitu saja. Apakah negara-negara seperti Malaysia, Vietnam, Singapur dan Thailand yang begitu tumbuh menjadi kuat di satu sisi dan di sisi lainnya Indonesia dengan perkembangan yang biasa-biasa aja. Apakah seperti itu?

    Melihat perolehan medali saat ini, Indonesia perlu melakukan refleksi yang mendalam. Sayang sekali bahwa Indonesia hanya di atasnya Filipina yang tidak terhitungkan dan negara-negara kecil seperti Laos, Myammar, Cambodia dan Timor-Leste. Padahal Indonesia sungguh potensial dilihat dari luas wilayahnya dan jumlahnya penduduknya, sehingga akan mampu menghasilkan atlet yang lebih andal. Apakah Sea Games berikutnya Indonesia bisa berada di posisi ke-3 perolehan medali terbanyak, setidaknya???

    Bikes (bikin kesal) dan sungguh memprihatinkan!!!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close