Tim PSIS Dinilai Masih Perlu Tingkatkan Kerja Sama Tim Oleh Pelatih

MAGELANG, SERUJI.CO.ID – Pelatih Kepala PSIS, Jafri Sastra, mengatakan Tim PSIS masih perlu meningkatkan kerja sama tim dalam pertandingan-pertandingan berikutnya pada kompetisi Liga 1.

Jafri di Magelang, Sabtu (6/7) malam mengatakan pada babak pertama saat melawan Persela Lamongan ini permainan anak asuhnya tidak sebaik yang diinginkannya.

Tim tuan rumah PSIS Semarang menundukkan tim tamu Persela Lamongan 2-0 dalam kompetisi Liga 1 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (6/7) malam. Kedua gol tersebut terjadi pada babak kedua melalui kaki Wallace Costa Alves dan Shohei Matsunaga.

“Pada babak pertama tidak sebaik yang kami inginkan, namun babak kedua membaik dengan mendapat 3 poin dan ini sangat penting bagi kami,” katanya.

Menurutnya ke depan tinggal bagaimana harus meningkatkan terus kerja sama tim, termasuk finishing harus ditingkatkan terus khususnya untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pemain PSIS, Wallace Costa Alves menyampaikan sangat bersyukur dengan hasil pertandingan malam ini karena bisa meraih tiga poin.

“Kami bekerja setiap hari bersama pelatih dan pemain lainnya, kami sangat senang pertandingan malam ini bisa meraih tiga poin. Saya menghormati persela yang merupakan tim saya sebelumnya, tetapi sekarang saya ada di PSIS, saya bermain untuk PSIS dan saya menghargai suporter PSIS, saya mendoakan yang terbaik untuk Persela di pertandingan selanjutnya,” katanya.

Menanggapi kekalahan timnya, Pelatih Kepala Persela Nil Maizar mengatakan pertandingan ini debut pertamanya.

“Apa pun namanya saya belum punya planing walaupun saya kontrak hari Kamis lalu langsung berangkat ke Magelang dan Kamis malam sampai di sini, Kemudian Jumat sore latihan bergabung dengan pemain, saya telah dikontrak dan baru satu kali latihan dengan tim ini,” katanya.

Ia menuturkan secara taktik Persela bermain bagus, tetapi setelah mendapat gol karena penalti pemain Persela sedikit menurun, setelah itu jalan lagi.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

GOLPUT: Halal Versus Haram, dan Gerakan Ayo Memilih

Di tahun 2019, kita mencatat ikhtiar gerakan anti Golput yang unik di Indonesia. Promotornya Jeune and Raccord Communication. Tiga anak muda memulai gerakan ini: Monica JR, Riries Puri, Arie Prijono.

Promo Miras Holywings, Fahira: Ini Provokasi bukan Promosi

SERUJI.CO.ID - Anggota DPD RI yang juga Senator DKI...

Demo Penghina Nabi di India, Dua Remaja Tewas

SERUJI.CO.ID - Dua remaja Muslim tewas dalam kekerasan di...

Syafii Maarif dan Isu Perbudakan Spiritual

Bagi saya mendewa-dewakan mereka yang mengaku keturunan Nabi adalah bentuk perbudakan spiritual.

Innalillahi, Kembali Indonesia Berduka Guru Bangsa Buya Syafii Maarif Berpulang

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa Indonesia dengan berpulangnya guru bangsa Buya Syafii Maarif pada hari hari ini, Jumat 27 Mei 2022.

Di Hari Kebangkitan Nasional Website Berisi Karya Denny JA Diluncurkan

Denny JA meluncurkan website 300 karyanya di website DENNY JA’s WORLD. Peluncuran webside ini bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional.

Pembunuhan Jurnalis: Selebriti Dunia Menuntut Pertanggungjawaban Pemerintah Israel

Lebih dari 100 selebriti dan artis mancanegara menuntut pertanggungjawaban pemerintah Israel terhadap pembunuhan jurnalis Shireen Abu Akleh.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Segarkan Wajah dengan A I U E O