PSIS Semarang Kalahkan Persela Lamongan Dengan Skor 2-0

MAGELANG, SERUJI.CO.ID – Tim tuan rumah PSIS Semarang menundukkan tim tamu Persela Lamongan 2-0 dalam kompetisi Liga 1 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (6/7) malam.

Kedua gol tersebut terjadi pada babak kedua melalui kaki Wallace Costa Alves dan Shohei Matsunaga.

Sejak awal babak pertama PSIS langsung menyerang pertahanan lawan dengan mencoba bermain cepat, namun memasuki menit ke-10 tim asuhan Jafri Sastra tersebut cendrung memperlambat tempo permainan.

Tim tamu tak mau kalah dengan terus membalas serangan tuan rumah, anak asuhan Nil Maizar ini sebenarnya mempunyai beberapa peluang untuk menciptakan gol, namun kesempatan tersebut tidak diselesaikan dengan baik, tendangan pemain depan Persela melambung di atas mistar gawang dan di antaranya bisa ditepis oleh penjaga gawang PSIS, Jadia Eka Putra.

Pada pertengahan babak pertama striker PSIS Komarudin terpaksa harus diganti oleh Shohei Matsunaga karena mengalami cedera.

Hingga wasit Nendi Rohaendi meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama kedudukan masih 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim terus melancarkan serangan ke kubu lawan dan pada menit ke-63 PSIS mendapat hadiah tendangan penalti, setelah bola mengenai tangan pemain Persela di dalam kotak penalti.

Tendangan penalti yang dieksekusi oleh Wallace Costa Alves tersebut tidak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Persela Dwi Kuswanto dan menghasilkan gol pertama bagi tuan rumah.

Tidak berhenti sampai di situ, tim PSIS terus berupaya menambah gol meskipun mendapat serangan bertubi-tubi dari Persela.

Pada menit ke-84 pemain PSIS Shohei Matsunaga bisa menambah gol setelah memanfaatkan umpan dari Silvio Escobar Benitez.

Pada menit ke-71 penjaga gawang PSIS, Jadia, terpaksa harus diganti oleh Joko Ribowo karena mengalami cedera, bahkan harus dibawa keluar dengan mobil ambulans.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Membangun Kembali Budaya Bahari

Penjajah meninggalkan perangkat pelanggengan penjajahan melalui persekolahan. Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Reuni 212, Aksi Yang Berat Terasa Ringan

Aksi reuni 212 tahun 2018 ini bukan hanya dihadiri oleh kaum muslimin, tapi juga oleh pemuka lintas agama. Sebuah spirit yang sangat besar pengaruhnya untuk perubahan bangsa ke depan. Ini sebuah bukti lagi, bahwa umat islam bukan pecundang. Umat Islam bukan teroris pemecah belah bangsa, umat islam bukan anti kebhinnekaan .....

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER