Kalteng Putra Kalah Dengan Skor 0-1 Lawan Borneo FC di Kandang Sendiri

BANTUL, SERUJI.CO.ID – Tim Sepak Bola Kalteng Putra FC tumbang di kandang sendiri di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Rabu (3/7) malam, setelah dikalahkan tamunya Borneo FC 0-1 pada pertandingan Liga 1.

Pada babak pertama, peluang emas lebih berpihak kepada tuan rumah. Pandi Lestaluhu mengambil peluang itu untuk dia teruskan ke arah gawang Borneo FC pada menit ke-31, namun Alfonsius Kelvan dengan mudah menghalaunya lantaran bola meluncur terlalu lemah.

Di tengah gencar melancarkan tekanan, Elthon Maran mendapatkan kartu kuning karena mengganjal keras pemain Borneo FC Renan Silva pada menit ke-42.

Belum membuahkan gol, kembali pemain Kalteng Putra, kali ini Rafael Bonfim, melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan Rifal Lastori di kotak penalti. Akibatnya, bukan hanya kartu kuning yang diterima, tetapi juga hukuman tendangan penalti.

Lerby Eliandry dengan sempurna mengeksekusi tendangan penalti ini sehingga Borneo FC unggul 1-0 atas Kalteng Putra.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin panas ketika tuan rumah yang diasuh Wesley Gomes De Oliviera terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan.

Tetapi Kalteng Putra yang bertanding tanpa tiga lini serang Ferinando Pahabol, Diogo Campos, dan Patrich Wanggai tidak berhasil mencetak gol. Hingga pertandingan usai skor tidak berubah 1-0 untuk Borneo FC.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER