Permalukan Argentina 3-0, Kroasia Tetap Membumi


RUSIA, SERUJI.CO.ID  Kapten Kroasia Luka Modric tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah tim Balkan itu menang 3-0 atas Argentina pada pertandingan mereka di Grup D pada Kamis (21/6) waktu setempat, namun ia memperingatkan bahwa mereka harus tetap rendah hati saat melaju ke putaran selanjutnya.

Kemenangan ini membuat Kroasia lolos dari grup mereka dengan menyisakan satu pertandingan dan mereka menyadari bahwa, dengan ketenangan dan kekuatan yang dimiliki, mereka mampu melangkah lebih jauh.

“Tujuan terpenting telah tercapai. Kami sangat senang dengan hal ini. Namun menurut saya kami harus menjalaninya satu demi satu pertandingan. Mari tidak terjebak dalam euforia. Mari tidak mendahului diri sendiri,” kata Modric.

“Tentu saja ini akan mendongkrak kepercayaan diri kami untuk pertandingan selanjutnya. Ini akan berat. Namun mari hindari euforia, mari tetap membumi dan bersiap untuk pertandingan-pertandingan berikutnya,” tambahnya.

Juara dunia dua kali Argentina tampil lebih baik pada babak pertama di mana kedua tim menyia-nyiakan sejumlah peluang, namun Kroasia memperlihatkan kelasnya pada babak kedua.

Kiper Argentina Willy Caballero membuat Kroasia mendapatkan gol pemecah kebuntuan, ia secara tidak terduga menyepak bola lob ke arah Ante Rebic yang menyambutnya dengan sepakan voli yang berbuah gol pada menit ke-53.

Modric menambahi gol kedua pada menit ke-80, bergerak ke kanan, kemudian ke kiri, dan kembali ke kanan sebelum melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Ivan Rakitic membukukan gol ketiga pada fase akhir pertandingan untuk melengkapi penderitaan tim Amerika Selatan.

“Pada akhirnya, kemenangan kami terlihat mudah namun ini tidak mudah. Gol pertama di babak kedua itu didapat dari kesalahan kiper mereka,” kata gelandang Real Madrid Modric.

“Itu merupakan tembakan di lengan bagi kami. Kami memainkan permainan sempurna. Pada babak kedua, kami mengatur keseimbangan, kami menciptakan penguasaan bola, dan syukurlah kami mencetak tiga gol. Kami berada di puncak dengan kemenangan kami,” ungkapnya.

Baca juga: Dikalahkan Kroasia 3-0, Pelatih Argentina: Jangan Salahkan Messi

Permainan bagus Modric menambahi bahwa Kroasia, yang mencapai putaran kedua untuk pertama kalinya sejak penampilan terbaik mereka di putaran final pada 1998 ketika mereka finis di peringkat ketiga, layak mendapatkan kemenangan berkat penampilan mereka, ketimbang karena permainan buruk Argentina.

“Hasil ini dan penampilan buruk Argentina disebabkan permainan bagus kami, blok kompak kami di seantero lapangan, khususnya ketika kami tidak memegang bola,” kata Modric.

“Kami memotong garis-garis operan, kami ingin mencegah Messi mendapatkan bola. Saya percaya bahwa kami memainkan permainan fantastis,” ujarnya.

Pelatih Kroasia Zlatko Dalic juga meminta skuadnya tidak terbuai.

“Kami harus gembira, kami muncul dari grup. Kami telah menaklukkan Argentina yang hebat dengan pemain terbaik di dunia, Messi,” ucapnya.

“Bagaimanapun, kami telah berdora kepada Tuhan bahwa kami tidak ingin merasa berada di puncak. Kami harus rendah hati, bermartabat, bergerak dengan bagus sebagai tim. Tidak seorang pun yang lebih gembira dibanding saya namun saya harus tetap tenang dan stabil, tetap membumi,” jelasnya.

Kroasia bermain dengan sabar sampai tercipta gebrakan, ucapnya.

“Saya katakan kepada para pemain saat turun minum untuk bersabar, kami akan mendapatkan peluang demi peluang. Para pemain melakukan semua yang dikatakan kepada mereka,” ungkapnya.

Kroasia, yang menang 2-0 atas Nigeria pada pertandingan pembukaan mereka, akan menghadapi Islandia pada pertandingan terakhir di Grup D pada Selasa. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BPK dan Bencana

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close