FIFA Nyatakan Tidak Temukan Kasus Doping pada Pemain Rusia

ZURICH, SERUJI.CO.ID – Badan sepak bola dunia FIFA mengatakan pada Selasa (22/5) bahwa tidak ada pesepak bola yang disebutkan dalam daftar pemain sementara Rusia untuk Piala Dunia bulan depan telah melakukan pelanggaran doping.

FIFA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, setelah publikasi laporan McLaren, mereka meluncurkan penyelidikan kemungkinan pelanggaran aturan anti-doping oleh para pemain sepak bola, memprioritaskan kepada pemain papan atas yang dicurigai, khususnya mereka yang mungkin berpartisipasi di Piala Dunia.

Penyelidikan menyimpulkan bahwa tidak ditemukan cukup bukti untuk menegaskan pelanggaran aturan anti-doping dalam kasus-kasus semua anggota timnas Rusia.

Namun, ditambahkan bahwa penyelidikan terhadap beberapa pemain yang tidak terkait dengan Piala Dunia masih terus berlanjut.

“FIFA akan terus bekerja pada kasus-kasus ini melalui kerja sama dengan Badan Anti-Doping Dunia. Pembaruan lebih lanjut akan diumumkan pada waktunya,” katanya.

Laporan McLaren, yang ditugaskan oleh WADA, mengatakan lebih dari 1.000 atlet Rusia yang berlaga di musim panas, musim dingin dan olahraga paralympic terlibat dalam atau mendapat manfaat dari konspirasi institusional untuk menyembunyikan tes doping yang positif.

Dikatakan bahwa sepak bola adalah salah satu dari lebih dari 30 cabang olahraga yang terlibat.

Rusia telah mengakui beberapa temuan laporan McLaren, tetapi sekaligus pula berulang kali membantah adanya program doping yang disponsori negara. (Ant/SU02)

ARTIKEL TERBARU

Mengapa Riset di Indonesia ‘Mandul’? Belajar dari Thomas Edison-GE

Mengapa riset di perguruan tinggi kita mandul? Mengapa hanya menghasilkan dokumen  di rak-rak perpustakaan atau link internet yang hanya dibaca secara terpaksa oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi? Simak jawabannya di sini

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER