Presiden Jokowi Direncanakan Membuka Tanwir Muhammadiyah

MALUKU – Gubernur Maluku Said Assagaff, Kamis (16/2), memimpin rapat koordinasi persiapan tanwir Muhammadiyah yang akan digelar pada tanggal 24-26 Februari 2016. Dalam rapat koordinasi yang bertempat di Kantor Gubernur Maluku tersebut, turut hadir jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, perwakilan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan juga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Maluku.

“Kepanitiaan Tanwir Muhammadiyah di Ambon di backup secara langsung oleh gubernur Maluku, sehingga pada hari ini beliau berkenan untuk memimpin rapat koordinasi secara langsung, dan menjadi suatu kehormatan yang luar biasa bagi PP Muhammadiyah atas keterlibatan langsung Pak Gubernur,” terang Bendahara Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Marpuji Ali, Kamis (16/2).

Selain itu, Marpuji juga mengatakan bahwa pembukaan tanwir akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Diperkirakan akan turut hadir dalam pembukaan tersebut di antaranya, ketua MPR, ketua DPR, ketua DPD, Panglima TNI, Kapolri, menteri pertahanan dan keamanan, menteri agraria, serta gubernur-gubernur bagian Timur Indonesia.

Marpuji juga menjelaskan, melalui tema “Kedaulatan dan Keadilan Sosial untuk Indonesia Berkemajuan” yang dipilih pada tanwir kali ini, Muhammadiyah memandang bahwa Indonesia yang sudah merdeka selama 70 tahun, kedaulatan dan keadilannya masih belum dapat dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat, khususnya masyarakat bagian Indonesia Timur.

“Semoga dengan adanya tanwir ini dapat memberikan semangat dan membuka mata masyarakat Indonesia, bahwa masyrakat juga memiliki hak ekonomi, hak politik, dan juga hak hukum yang selama ini belum sepenuhnya dirasakan. Selain itu, juga membangun kesadaran bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan-pembenahan atas ketimpangan yang terjadi selama ini di masyarakat,” terang Marpuji.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER