Menjemput Eva di Balukhali

3
126
Eva bersama tim ACT.

SERUJI.CO.ID – Eva, gadis 9 tahun itu kini sebatang kara. Kekejaman tentara Myanmar telah merenggut nyawa ayah, ibu, dan empat adiknya sekaligus.

Trauma tergambar jelas di wajahnya yang kuyu. Di kamp pengungsian Balukhali, Cox’z Bazaar, sebuah kota pelabuhan di Bangladesh. Ia lebih banyak diam dengan tatapan kosong.

Menurut dr. Rizal Alimin koordinator Tim Medis Aksi Cepat Tanggap (ACT), hampir setiap malam Eva menangis sambil memanggil ayah ibunya. Ia juga kerap menolak makanan yang disodorkan kepadanya.

Seperti puluhan anak-anak Rohingya lainnya, gadis manis ini tampak belum mengerti mengapa tragedi menghancurkan keluarganya.  Saat malam tiba, ia masih sering mencari ibunya. Ia selalu lupa bahwa mereka telah meninggalkannya sendirian di dunia.

“Setiap anak mungkin akan bersikap seperti Eva jika mengalami hal yang sama,” ujar dr. Rizal.

Eva dibawa ke kamp pengungsi oleh Tusmina, seorang ibu tetangganya. Menurut Tusmina, Eva  lolos dari maut karena saat tentara Myanmar menyerbu kampungnya, ia tengah berada di luar rumah. Saat itu tentara melarang seluruh penghuni rumah keluar, sebelum memberondong dengan tembakan bertubi-tubi dan kemudian membakarnya.

Tulisan terbaru Nurur Widodo (semua)

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ketua MPR: Wujudkan Agenda Reformasi Belum Terwujud

CIAMIS, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak seluruh masyarakat mewujudkan agenda reformasi yang belum terwujud seperti masih adanya kesenjangan ekonomi dan politik serta...
Kebun Raya Mangrove

Pertama di Asia Tenggara, Kebun Raya Mangrove Dibangun di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya menindaklanjuti pengembangan kawasan Wisata Wangrove Wonorejo menjadi Kebun Raya Mangrove (KRM) yang pertama di Asia Tenggara. Wali Kota Surabaya Tri...
Penggelapan dana

Jaksa Tahan Tersangka Korupsi Proyek Transmigrasi Trumon

TAPAKTUAN, SERUJI.CO.ID - Penyidik Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menahan dua tersangka dugaan korupsi pembangunan lokasi transmigrasi di Despot Ujong Tanoh, Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Trumon. Kajari...
sandiaga Uno

Sandiaga: Polisi Profesional Tangani Kasus Penggelapan Lahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai penyidik Polda Metro Jaya menangani kasus penggelapan lahan tanah secara profesional. "Saya khusnudzon punya prasangka baik...
dinas kesehatan

Dinkes Surabaya Sediakan Ambulans Khusus Ibu Melahirkan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Surabaya menyediakan ambulans "Neonatal Emergency Transport Net" (NET'S) khusus menjemput dan membantu persalinan bagi pasien yang akan atau sudah melahirkan...
loading...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...

Orang yang Tidak Bisa Dipercaya Selama-lamanya

Apakah kita harus terus menerus berprasangka baik dan mempercayai seseorang? Allah memberi pelajaran penting : ada orang yang tidak bisa dipercaya selamanya, karena bukti-bukti...