Habib Rizieq Akan Sampaikan Tausiyah Pada Reuni Aksi 212

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Front Pembela Islam (FPI) mengonfirmasi Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab akan menyampaikan tausiyah pada acara Reuni Aksi Bela Islam 212, yang menurut rencana akan dilaksanakan pada 2 Desember 2017.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPD FPI DKI Jakarta Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin menjawab pertanyaan wartawan kemungkinan kehadiran Habib Rizieq dalam acara yang diperkirakan akan diikuti ratusan ribu hingga jutaan muslim dari seluruh Indonesia.

Habib Rizieq kata Novel akan memberikan tausiyah dihadapan jamaah lewat siaran langsung yang akan dipancarkan dari Mekkah.

“Paling tidak siaran tunda pada acara (Reuni 212) itu,” ungkap Habib Novel, di Jakarta, Ahad (26/11).

Habib Novel menyebutkan Reuni Aksi 212 rencananya diadakan di Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Sabtu (2/12) mulai pukul 03.30 WIB. Ia mengatakan bahwa sejumlah ulama besar dan tokoh agama juga menyampaikan sambutan kepada peserta aksi tersebut.

Acara itu mulai dari Salat Subuh berjemaah, kuliah subuh, zikir, sambutan, dan ceramah beberapa tokoh agama.

Novel menuturkan bahwa pihaknya meminta izin penyelenggaraan aksi dipusatkan pada satu lokasi di Monas.

“Kegiatan kami minta di Monas tidak bisa dipisahkan karena memang kemauan Polri untuk Salat Subuh di Istiqlal dan Maulid di Monas. Akan tetapi, itu repot kalau mondar-mandir,” ujar Novel.

Novel menyebutkan kegiatan Reuni 212 dijamin damai, aman, dan tertib seperti aksi serupa yang digelar pada tanggal 2 Desember 2016 yang berjalan teratur sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Ia mengaku telah bertemu Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang mengizinkan aksi reuni 212. (ARif/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Zero Black Out, Mampukah PLN?

Black out tidak disebut secara eksplisit. Hanya menjadi bagian jabaran risiko produksi/operasi yaitu kerusakan peralatan. Inilah  masalah pokoknya. Sesuatu yang berakibat fatal tidak diidentifikasi secara cukup dalam dokumen rencana stratejik jangka panjang PLN.

Prabowo, Jokowi dan Massa

Bila peristiwa 212 yang penuh makna direvisi pada versi pengkerdilan, sebuah perubahan sosial yang akan terjadi setelahnya sulit diprediksi. Itu seperti terjadi beberapa waktu sebelum keruntuhan rezim Suharto dua dekade lalu.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi