Toyota Tarik 1,7 Juta Kendaraan Karena Inflator Bermasalah

0
38
  • 4
    Shares
Ilustrasi Toyota

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Toyota Motor Corp mengatakan pada Rabu (9/1) bahwa pihaknya menarik 1,7 juta kendaraan di seluruh dunia karena inflator kantung udara buatan Takata berpotensi meledak.

Langkah ini merupakan bagian dari kampanye penarikan industri multi-tahun yang diumumkan pada 2016.

Saat ini, di AS ada 10 juta inflator kendaraan yang masuk dalam kampanye penarikan terbesar yang pernah ada dalam sejarah. Reuters mencatat, ada 23 kematian di seluruh dunia akibat pecahnya inflator kantong udara Takata yang rusak, termasuk 15 kasus di AS.

Bukan hanya Toyota, Ford Motor Co juga telah menarik 953.000 unit kendaraan di seluruh dunia karena inflator Takata. Sebelumnya, 37 juta kendaraan di AS dengan 50 juta inflator ditarik kembali dan 16,7 juta inflator masih harus diganti.

Toyota menarik model kendaraan yang diproduksi antara tahun 2010 hingga 2015. Paling besar beredar di pasar AS sebanyak 1,3 juta kendaraan.

Bukan kali itu saja kantong udara Takata bermasalah. Lebih dari 290 kasus kecelakaan dan menyebabkan cedera terjadi akibat rusaknya inflator Takata. Hingga sekarang, ada 21 kasus kematian yang telah dilaporkan produsen mobil Honda akibat produk inflator tersebut.

Kerusakan itu membuat Takata mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Juni 2017. Pada April 2018, produsen komponen otomatis Key Safety Systems sepakat mengakuisisi Takata senilai US$ 1,6 miliar. Produsen ini anak dari perusahaan Ningbo Joyson Electronic Corp. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU