BMW Tarik Sejuta Mobilnya di Amerika Utara

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – BMW sudah menerbitkan surat penarikan satu juta unit mobil di Amerika Utara akibat dua persoalan yang mereka hadapi.

BWM menarik mobil seri BMW 3 dari 2006 hingga 2011 karena mobil ini memiliki sistem yang dapat membuat kendaraan jadi terlalu panas. Seri lain yang ditarik adalah mobil yang memiliki katup pemanas bermasalah untuk beberapa model kendaraan yang diproduksi antara 2007 hingga 2011.

BMW mengatakan pusat distribusi mereka akan mengganti perangkat yang rusak secara gratis. BMW berharap proses ini sudah bisa berjalan mulai Desember, demikain dilansir BBC, Jumat (3/11).

Menurut Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas Jalan Tol AS, masalah pemanasan berlebihan dan kerusakan katup pada mobil BMW itu diprediksi terjadi pada sekitar 1,4 juta unit kendaraan. Sementara BMW menyebut jumlah kendaraan mereka yang bermasalah kurang dari 1,4 juta unit.


Kebanyak kendaraan bermasalah itu dijual di AS. BMW tidak mengonfirmasi apakah penarikan kendaraan mereka akan berdampak ke luar AS.

BMW hanya menyatakan telah memantau persoalan ini sejak 2008. ”Kabel yang memanas akan membuat konektor listrik memeleh dan memicu kebakaran bahkan saat kendaraan tidak dioperasikan,” ungkap BMW.

Pada 2015 lalu, ada tudingan terhadap BMW atas tiga kasus yang menyebabkan cedera pengemudi dan empat insiden. Setelah bertemu regulator AS, BMW secara sukarela menarik kendaraannya.

BMW juga sudah memantau isu kerusakan katup sejak 2009 lalu. Meskipun tak ada laporan jatuh korban akibat hal tersebut. Kendaraan yang rusak katup pemanasnya ini termasuk jenis 530i, X3 dan Z4 3.01si. (BBC/Rplk/ARif R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Yuk, Kenali Jenis Busana Tunik