Kalau kita bercerita lebih jauh dengan teman reuni itu, maka terungkaplah bahwa sebagian ada yang menderita hipertensi, diabetes, pernah stroke, serangan jantung, sudah mengalami operasi jantung, bahkan ada yang sedang menjalani cuci darah. Tetapi sebaliknya, sebagian lain dapat kita kenal dengan mudah karena kelihatan tidak begitu banyak perubahan, masih sehat dan segar. Keriput, tanda-tanda penuaan di wajahnya belum menonjol, rambutnya masih tebal, hitam, dan barangkali tidak atau belum menderita beberapa penyakit kronis seperti yang dialami teman-temannya yang lain.
Dan, perlu diketahui bahwa, penyakit kronis yang biasanya dikaitkan dengan usia tua, seperti hipertensi, diabetes, serangan jantung, stroke, keganaan, kenyataanya sekarang sudah menyerang mereka yang berusia relatif lebih muda. Bahkan, diabetes melitus tipe 2 misalnya, kejadiannya mulai meningkat pada usia remaja dan anak-anak.
Nah, sangat bervariasinya kondisi fisik dan mental pada mereka yang berusia lanjut, 70 tahun misalnya, serta kejadian penyakit kronis yang biasanya dikaitkan dengan usia tua pada mereka yang relatif muda, menunjukkan bahwa tua bukanlah penyebab penyakit.
Tua atau menua hanyalah salah salah satu faktor risiko. Ada banyak faktor lain yang bertanggung jawab atas sakit tidaknya seseorang seiring bertambahnya usia mereka.
Jangan jadikan usia kita sebagai pembenaran kita jatuh sakit.
*) Penulis adalah dokter spesialis Penyakit Dalam dan pengasuh rubrik “Dokter SERUJI Menjawab“
(ARif R)
