Tua Bukanlah Alasan Pembenaran Anda Sakit

0
112

Oleh: dr. Irsyal Rusad, Sp PD

SERUJI.CO.ID – Seorang nenek dengan keluhan nyeri pada lututnya suatu ketika datang konsultasi ke dokter langganannya:

Dokter : Apa kabar, Bu? Ada yang bisa saya bantu?
Nenek : Lutut saya sakit, Dokter
Dokter : Lutut yang mana?
Nenek : Ini Dokter, yang sebelah kanan. (Pasien sambil memegang lututnya).
Dokter : Hmm, ya, ini kelihatannya sedikit membengkak, pasti sakit dibawa berjalan
Nenek : Ya, Dokter, sakit sekali, kenapa ya, Dokter?
Dokter : (Agak lama terdiam, sambil memeriksanya) yang jelas karena ada peradangan pada sendi Ibuk ini, tapi penyebaabnya belum pasti , mungkin saja karena faktor usia, Ibu sudah tua.
Nenek : Karena tua? Memang usia saya sudah 75 tahun, tapi lutut yang kiri ini juga usianya sama, 75 tahun juga, tidak sakit, Dokter.

Loading...

Saya lupa dari mana dapat sumber anekdot di atas, entah benar atau tidak anekdot itu saya juga tidak tahu. Tapi yang jelas, seorang dokter pun dengan mudah menjadikan usia tua sebagai penyebab penyakit, apalagi bagi orang awam atau pasien. Saya pun kadang sering menyampaikan hal yang sama kepada pasien saya.

Tua dianggap sebagai cara mudah untuk menjawab masalah-masalah kesehatan yang sering muncul seiring dengan bertambahnya usia. Kalau kita ke dokter, kemudian dikatakan menderita hipertensi, diabetes mellitus, atau menderita stroke, dan kita sendiri juga sudah merasa tua, entah berapa usianya, 50, 60, atau 70 tahun, dalam hati sambil mangguk-mangguk kita bergumam, wajarlah saya sakit seperti itu, karena saya sudah tua.

Dan, kalau sang dokter juga mengatakan hal yang sama, kita lebih yakin lagi bahwa penyakit yang diderita disebabkan oleh usia yang kita anggap sudah tua. Lalu, kita mengonsumsi obat yang diberikan, serta juga yakin obat-obat itu akan membuat kita lebih baik.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU