HIV/AIDS di Sumut Capai 8.399 Kasus

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Aqcuired Immune Deficiency Syndrome) di Sumatera Utara hingga Juni 2017 mencapai 8.399 kasus. Dari jumlah itu, HIV ada 3.478 kasus dan AIDS sebanyak 4.921 kasus.

“Jumlah itu dari tahun 1994 hingga Juni 2017. Data tersebut berasal dari 33 kabupaten/kota di Sumut,” kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut, H Rachmatsyah, di Kantor KPA Sumut, Kamis (30/11).

Dia menyebutkan salah satu penyebab masih tingginya kasus HIV/AIDS di Sumut adalah karena masih banyak ditemukan stigma dan diskriminasi kepada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) oleh masyarakat umum. Banyak menganggap virus ini bisa menular dengan hanya berjabat tangan.

“Berdekatan dengan penderita, penyakit kutukan dan harus dijauhi. Sehingga ODHA merahasiakan status HIV/AIDS nya dan tidak mengakses layanan pengobatan. Lalu terjadi penularan diam-diam karena ODHA berkeliaran dengan bebas dan menularkan ke orang lain,” ucapnya.


Berdasarkan data Kemenkes Tahun 2017, kata Rachmatsyah, Sumut berada pada urutan ke-7 dari 33 provinsi di Indonesia kasus HIV/AIDS terbanyak. Angka prevalensi HIV/AIDS di Sumut mencapai 28,97 per 100.000 penduduk. Artinya setiap 100.000 penduduk di Sumut terdapat 29 orang mengidap HIV/AIDS.

“Ini sangat memprihatinkan, karena dikhawatirkan orang dengan HIV/AIDS yang belum ditemukan tersebut akan menularkan HIV ke orang lain. Kasus HIV/AIDS di Sumut ibarat fenomena gunung es. Di mana setiap 1 kasus yang muncul di permukaan, ada 100 kasus yang belum kelihatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat KPA Sumut, Ahmad Ramadhan menambahkan hampir semua kabupaten/kota di Sumut sudah terbentuk KPA. Namun sayangnya, ada yang aktif dan ada yang tidak aktif.

“Padahal masih banyak ditemukan tempat-tempat prostitusi, perilaku seks di luar nikah dan seks sesama jenis. Jadi bisa dibayangkan bagaimana penanggulangan HIV/AIDS di kabupaten kota di Sumut yang KPA nya yang tidak aktif,” bebernya. (Mica/SU02)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap KONI

"KPK telah tiga kali yakni pada 31 Juli, 2 Agustus, dan 21 Agustus 2019 mengirimkan panggilan untuk meminta keterangan, tapi IMR tidak pernah datang. KPK sudah memberikan ruang yang cukup bagi IMR untuk memberi keterangan dan klarifikasi pada tahap penyelidikan," ujar Marwata.

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi