MENU

7 Tips Kebiasaan Makan yang Sehat

5. Makanlah dengan Rileks, Santai, dan Pelan-Pelan

Ilustrasi gluten yang dimakan anak anak (foto: istimewa)

Karena merasa waktu yang sempit, diburu target, banyak dari kita yang makan sekarang ini, dibawah tekanan. Makan dalam keadaan stress, saat menonton TV, di depan komputer, di atas meja kerja, sedang berjalan, bahkan selagi membawa kendaraan.

Bila Anda tidak fokus dengan makanan di depan Anda, disamping Anda tidak dapat menikmati makanan itu, sistem pencernaan anda juga akan terganngu. Anda juga cendrung makan dalam porsi berlebihan.

Sebaiknya makanlah dalam keadaan tenang, pelan-pelan. Makan dengan situasi begini memberi Anda kesempatan menikmati makanan lebih baik, mengunyah lebih lama dan sistem pencernaan kita juga berkerja lebih sempurna.

Makan terburu-buru, misalnya 1-2 piring sudah habis Anda santap dalam 10 menit, atau kurang, tetapi Anda masih belum merasa kenyang, puas, ini disebabkan oleh refleks puas, kenyang yang sampai ke otak kita perlu waktu sekitar 20 menit setelah kita mulai makan.

Jadi, kalau Anda makan terburu-buru Anda juga cendrung makan dalam jumlah yang lebih besar. Anda baru tahu bahwa Anda makan berlebihan beberapa saat setelah Anda berhenti makan.

6. Hindari Makan Sambil Nonton TV

Makan sambil nonton TV
Makan sambil nonton TV tidak baik bagi kesehatan. (foto:ilustrasi shutterstock)

Televisi sekarang merupakan sarana mendapatkan informasi dan hiburan murah yang barangkali hampir semua rumah mempunyainya. Sebagian besar waktu senggang kita menurut penelitian ada di depan televisi atau komputer. Bahkan, pada saat makanpun kita juga sambil menonton televisi.

Kebiasaan ini menurut penelitian ternyata berpengaruh terhadap kesehatan kita. Makan di depan TV tidak hanya mendukung gaya hidup santai Anda yang merupakan faktor risiko penting penyakit degenaratif menahun seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung, stroke. Tetapi juga membuat anda tidak fokus, sadar dengan apa, berapa yang masuk ke dalam mulut anda.

Akibat makan sambil nonton TV, Anda cendrung makan lebih banyak, dan mengonsumsi makanan-makanan miskin nutrisi atau junk food.

Penelitian memperlihatkan bahwa dengan gaya makan seperti ini risiko seseorang menjadi obesitas menjadi lebih besar. Obesitas dan gaya hidup santai merupakan faktor risiko utama penyakit degeneratif seperti saya singgung di atas.

7. Biasakan Makan Satu Meja Bersama Keluarga

Ilustrasi

Makan bersama keluarga satu meja, atau bersila, terutama di kota-kota besar mulai jarang dilakukan. Menurut penelitian, makan bersama ini tidak hanya memperbaiki, memperkuat komunikasi, hubungan dalam keluarga, tetapi juga bermanfaat dalam menunjang kesehatan anggota keluarga.

Makan bersama dapat mengurangi stress, mengurangi risiko anak/remaja kecanduan rokok, narkoba, dan alkohol.

Keluarga yang membiasakan makan bersama juga cendrung mengonsumsi makanan lebih sehat seperti sayuran, buah-buahan. Makan bersama keluarga juga mengurangi risiko anak menjadi overweight, obese. Karena suguhan makanan yang lebih bergizi, masakan sendiri.

Nah, sehat itu dimulai dari hal-hal kecil dan sederhana seperti kebiasaan makan di atas yang sering kita abaikan. Praktekkan tujuh tips di atas, In Syaa Allah akan banyak manfaatnya.

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER