INDONESIA: Prabowo Pilih Non-Blok, Evakuasi WNI Jadi Prioritas
Indonesia merespons serangan hari ini dengan mengaktifkan posisi diplomatik non-blok yang selama ini menjadi ciri khas kebijakan luar negeri Prabowo Subianto. Kemlu RI sudah meningkatkan status keamanan KBRI Teheran dari Siaga 2 ke Siaga 1 — status tertinggi yang memberi lampu hijau untuk evakuasi penuh WNI dari Iran.
Juru bicara Kemlu RI, Rolliansyah Soemirat, menegaskan bahwa Indonesia “mengecam keras” serangan berskala besar ke Teheran ini dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi meningkatkan ketegangan kawasan secara dramatis. Soemirat menyatakan bahwa semua negara wajib menyelesaikan sengketa secara damai sesuai hukum internasional.
Uniknya, serangan hari ini seolah membuktikan prediksi Prabowo yang sudah disampaikannya jauh-jauh hari, dalam sebuah wawancara pada 6 April 2025 di kediamannya di Hambalang. Prabowo kala itu menyatakan: “Amerika siap mau nyerang Iran, Rusia mengatakan jangan menyerang Iran. Kalau menyerang Iran, berhadapan dengan saya, Rusia. What does that mean? Masalah Iran — nanti perang dunia ketiga.” Pernyataan itu kini viral kembali.
Dalam sikapnya hari ini, Wamensesneg Juri Ardiantoro menegaskan posisi resmi pemerintah: “Posisi Indonesia adalah posisi yang menginginkan bahwa perdamaian jauh lebih baik ketimbang perang yang membawa korban di kedua belah pihak.” Presiden Prabowo disebut sedang memantau situasi secara langsung dan telah memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengantisipasi evakuasi WNI jika diperlukan.
Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah memperingatkan bahwa dampak konflik ini bisa langsung menghantam ekonomi Indonesia — terutama lewat lonjakan harga minyak dunia dan kepanikan pasar energi. “Ini bukan sekadar konflik dua negara. Ini pertarungan pengaruh global,” kata Amir kepada wartawan, Kamis (26/2/2026), dua hari sebelum serangan ini meletus.
📊 RINGKASAN: 4 Negara, 4 Sikap
| Negara | Sikap Resmi | Tindakan Nyata | Kemungkinan Intervensi |
|---|---|---|---|
| 🇷🇺 Rusia | Kecam keras, minta de-eskalasi | Latihan militer bersama Iran di Hormuz | Sangat Kecil |
| 🇨🇳 China | Kecam keras, tolak sanksi PBB | Kapal mata-mata di Teluk, bantu intelijen | Sangat Kecil |
| 🇰🇵 Korea Utara | Kecam sangat keras, bela Iran | Perkuat nuklir sendiri sebagai pelajaran | Nol |
| 🇮🇩 Indonesia | Kecam, minta solusi damai, non-blok | Evakuasi WNI, Siaga 1 KBRI Teheran | Tidak — Pro Damai |
📚 Sumber: Al Jazeera, Reuters, Tempo.co, Kompas.com, Antara News, Detik.com, JakartaSatu.com,
Wikipedia — Reactions to the Iran–Israel War, House of Commons Library UK,
National Interest, Middle East Institute, 38 North (North Korea Analysis),
Newsweek, The War Zone (TWIZ), NK News, The Fulcrum, Hudson Institute — 28 Februari 2026.
Ditulis oleh Redaksi | 28 Februari 2026 | Berita ini akan terus diperbarui
