SERUJI.CO.ID – Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Indonesia terus mengalami pertumbuhan tiap tahun, sejalan dengan pertumbuhan PDB Indonesia. Dari tahun 2003 sampai 2026 APBN total telah mengalami kenaikan sebesar 985%, dari awalnya Rp354,2 Triliun di tahun 2003, era Presiden Megawati, menjadi Rp3.842,7 Triliun di tahun 2026, di tahun kedua pemerintahan Presiden Prabowo.
Tidak setiap tahun APBN mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, ada juga masa turun dari tahun sebelumnya, yaitu di tahun 2004 turun Rp4,1 Triliun (1,2%), tahun 2017 turun Rp15,2 Triliun (0,7%) dan tahun 2023 turun Rp45,2 T (1,5%).
Sementara, di tahun 2006, tahun kedua pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, APBN mengalami pertumbuhan tertinggi 63,6% dengan kenaikan Rp271,9 Triliun dibanding tahun sebelumnya, 2005.
Berikut data APBN (Pagu) dari tahun ke tahun, mulai tahun 2003 sampai 20026;
Republik Indonesia · Kementerian Keuangan RI
Pertumbuhan APBN Indonesia Tahun Anggaran 2003–2026
Pagu Belanja Negara (Rp Triliun) & Pertumbuhan Tahunan (%) · Sumber: UU APBN masing-masing tahun
APBN 2003
354,0 T
Tahun baseline
APBN 2026
3.842,7 T
Terbesar sepanjang sejarah
Pertumbuhan Tertinggi
+63,7%
Tahun 2006 vs 2005
Pernah Turun
2× turun
2004 (−1,2%) & 2017 (−0,7%)
Tumbuh 23 Tahun
+985%
354 T → 3.842,7 T
Pagu Belanja Negara — Sumbu Kiri
Tahun APBN turun
Pertumbuhan YoY % — Sumbu Kanan
Garis 0%
💡 Arahkan kursor ke batang atau titik untuk melihat detail data
Tahun
Pagu (Rp T)
Selisih
Pertumbuhan
2003
Rp 354,0 T
—
—
2004
Rp 349,9 T
−Rp 4,1 T
1,2%
2005
Rp 427,2 T
+Rp 77,3 T
+22,1%
2006
Rp 699,1 T
+Rp 271,9 T
+63,6%
2007
Rp 763,6 T
+Rp 64,5 T
+9,2%
2008
Rp 989,5 T
+Rp 225,9 T
+29,6%
2009
Rp 1.037,1 T
+Rp 47,6 T
+4,8%
2010
Rp 1.047,7 T
+Rp 10,6 T
+1,0%
2011
Rp 1.229,6 T
+Rp 181,9 T
+17,4%
2012
Rp 1.435,4 T
+Rp 205,8 T
+16,7%
2013
Rp 1.683,0 T
+Rp 247,6 T
+17,2%
2014
Rp 1.842,5 T
+Rp 159,5 T
+9,5%
2015
Rp 1.984,1 T
+Rp 141,6 T
+7,7%
2016
Rp 2.095,7 T
+Rp 111,6 T
+5,6%
2017
Rp 2.080,5 T
−Rp 15,2 T
0,7%
2018
Rp 2.220,7 T
+Rp 140,2 T
+6,7%
2019
Rp 2.461,1 T
+Rp 240,4 T
+10,8%
2020
Rp 2.540,4 T
+Rp 79,3 T
+3,2%
2021
Rp 2.750,0 T
+Rp 209,6 T
+8,3%
2022
Rp 3.106,4 T
+Rp 356,4 T
+13,0%
2023
Rp 3.061,2 T
−Rp 45,2 T
1,5%
2024
Rp 3.325,1 T
+Rp 263,9 T
+8,6%
2025
Rp 3.621,3 T
+Rp 296,2 T
+8,9%
2026
Rp 3.842,7 T
+Rp 221,4 T
+6,1%
Sumber: UU APBN No. 29/2002 s.d. 7/2025 · Data: Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini