PBB Cela Kegagalan Laksanakan Resolusi Perdamaian Suriah

0
53
Antonio Guterres
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Senin (12/3) mencela kegagalan untuk melaksanakan resolusi Dewan Keamanan yang menuntut gencatan senjata di Suriah.

Saat melapor kepada Dewan Keamanan mengenai pelaksanaan Resolusi 2401, Guterres mengatakan tak ada penghentian permusuhan di Suriah.

“Meskipun konflik di beberapa daerah kehilangan kekuatannya, kerusuhan berlanjut di Ghouta Timur dan di luarnya, termasuk di Afrin, beberapa bagian Idlib dan di Ibu Kota Suriah, Damaskus, serta pinggirnya,” katanya.

Di Ghouta Timur, yang dikuasai gerilyawan, khusus, tambah pemimpin PBB itu, serangan udara, pemboman dan serangan darat telah meningkat setelah pengesahan Resolusi 2401 pada 24 Februari, dan merenggut ratusan jiwa warga sipil.

Resolusi tersebut menuntut dimungkinkannya pengiriman bantuan kemanusiaan secara aman, tanpa halangan dan berkelanjutan, serta layanan di seluruh Suriah setidaknya selama 30 hari.

“Meskpun beberapa rombongan terbatas pengiriman bantuan terjadi, ketentuan mengenai layanan dan bantuan kemanusiaan belum aman, tanpa halangan atau berkelanjutan,” kata Guterres.

Mengenai tuntutan dalam resolusi itu bagi pengungsian medis orang yang sakit parah dan cedera, Guterres mengatakan, “Setahu kami, tak satu pun orang yang sakit parah atau cedera telah diungsikan.”

Guterres melaporkan pelanggaran mengerikan, serangan membabi-buta dan kegagalan untuk melindungi warga sipil serta prasarana sipil terjadi, kendati resolusi tersebut menuntut semua pihak agar mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan hukum hak asasi manusia internasional.

“Saya di sini untuk melapor mengenai pelaksanaan Resolusi 2401 Dewan Keamanan. Tapi saya ingin menyadari bahwa saya melakukan ini saat pertumpahan darah di Suriah memasuki tahun kedelapan,” kata Sekretaris Jenderal PBB tersebut.

“Saya sangat sedih oleh besarnya kehilangan dan penderitaan yang ditanggung rakyat Suriah. Dan saya sangat kecewa oleh semua orang yang telah, tahun demi tahun, melakukan tindakan atau kebungkaman, dengan peduli atau tidak peduli, membiarkan ini terjadi.”

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

JK Bersilaturahim ke Kediaman SBY

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi istri, Mufidah Kalla, bersilaturahim ke kediaman Presiden ke-6 RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan, Jakarta, Senin...
tenaga kerja asing

Imigrasi Ungkap Gaji TKA Ilegal Yang Fantastis di Nabire

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kantor Imigrasi Kelas II Tembagapura, Timika, Papua menyebut puluhan pekerja asing atau TKA ilegal yang bekerja di tambang emas rakyat di...
Sudrajat-Syaikhu

101 Purnawirawan Jenderal Turun Gunung Menangkan Pasangan Asyik

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) telah menerjunkan sebanyak 101 purnawirawan perwira tinggi TNI ke Jawa Barat untuk memperjuangkan kemenangan Pasangan Calon...

Aparat Siap Amankan 332 TPS di Kota Banjar

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Banjar, menggelar apel pasukan dalam rangka pengamanan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kota Banjar serta pemilihan...

Nelayan Dilibatkan Pencarian Korban Tenggelamnya KM Sinar Bangun

SIMALUNGUN, SERUJI.CO.ID  - Basarnas melibatkan nelayan tradisional yang selama ini beroperasi di Danau Toba untuk mencari penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam sejak 18...