Militer Suriah Desak Gerilyawan di Ghouta Menyerah

DAMASKUS, SERUJI.CO.ID – Pesawat militer Suriah terus menjatuhkan selebaran di Ghouta Timur, yang dikuasai gerilyawan, pada Jumat (2/3) untuk mendesak warga sipil agar pergi dan gerilyawan bersenjata agar meletakkan senjata mereka.

Menurut rekaman yang disiarkan oleh militer Suriah, pesawatnya menjatuhkan brosur di daerah kantung Ghouta Timur di pinggir timur Ibu Kota Suriah, Damaskus.

Sebagian selebaran tersebut meliputi peta kecil yang memperlihatkan jalan ke luar yang aman dari Ghouta Timur dengan instruksi mengenai cara warga pergi, sementara mendesak gerilyawan senjata agar meletakkan senjata mereka untuk mendapatkan pengampunan buat mereka yang menyerahkan diri.

Semua itu dilakukan saat jeda kemanusiaan yang didukung Rusia di Ghouta Timur berlanjut pada hari keempat tanpa mencapai sasaran yang dimaksudkan, pengungsian warga sipil dari wilayah tersebut.

Media pemerintah di Suriah melaporkan tak ada warga sipil yang sejauh ini pergi, dan menuduh gerilyawan di Ghouta Timur menghalangi rakyat untuk pergi.

Namun, Masyarakat Bulan Sabit Merah Suriah menyatakan organisasi itu mengungsikan dua warga sipil Pakistan, seorang pria dan istrinya, dari Ghouta Timur pada Rabu (28/2).

Pada Jumat, Pusat Perujukan Rusia di Suriah melaporkan dua anak berhasil meninggalkan Ghouta Timur setelah tengah malam Jumat (2/3), melalui koridor kemanusiaan yang dirancang di Daerah Wafidin di sebelah timur laut Damaskus.

Pusat tersebut mengatakan tentara Suriah memantau pergerakan kedua anak itu dan melindungi pengungsian mereka sementara gerilyawan menembak mereka saat mereka akan pergi.

Kedua anak tersebut kini diberikan bantuan psikologis, tambah Bulan Sabit Merah Suriah. (Ant/SU03)

Ingin mengabarkan peristiwa atau menulis opini? Silahkan tulis di kanal WARGA SERUJI dengan klik link ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BERITA TERBARU

TERPOPULER