GAZA – Sejumlah jet tempur Zionis Israel menggempur beberapa pangkalan militer Hamas di Jalur Gaza, pada Selasa malam (27/6). Di waktu yang sama, militer Zionis Israel mengarahkan tank dan meriam mereka untuk melesakkan rudal-rudalnya ke daerah pertanian di Gaza timur. Hal itu mengakibatkan kerusakan material dan memaksa Departemen Dalam Negeri Gaza mengosongkan sektor-sektor keamanan dan militer di kota yang terkepung itu.
Apa yang dilakukan Zionis Israel Selasa malam itu dengan menyerang sejumlah pangkalan militer milik Brigade Izzudin Al-Qassam, sayap militer Hamas dianggap tindakan bodoh, permainan yang berbahaya dan terang terangan, seperti dikutip dari The Palestinian Information Center.
Juru bicara gerakan Hamas, Fauzi Barhum dalam pernyataanya menegaskan, Israel mengklaim bahwa pihaknya diserang oleh kelompok teroris ISIS dari Gaza merupakan kebohongan untuk dijadikan pembenaran atau legalisasi serangannya ke sejumlah lokasi pejuang perlawanan. Aksi itu merupakan permainan Israel yang terungkap dan berbahaya.
Barhum juga memperingatkan Israel, jika terus melanjutkan aksinya menjadikan Gaza sebagai target serangan, maka Israel akan menghadapi semua konsekuensi yang mereka lakukan.
Perlu diketahui, Zionis Israel selalu menggunakan alasan roket yang menghantam wilayahnya untuk membalas membombardir Gaza. Tak jarang, roket-roket tersebut dilepaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (JarotS/IwanY)
