Jam Patek Philippe 1518 Milik Raja Mesir Senilai Rp5,2 Miliar Akan Dilelang Christie’s

DUBAI, SERUJI.CO.ID – Sebuah jam tangan emas langka, yang pernah dimiliki Raja Farouk dari Mesir, diperkirakan menghasilkan 300-400 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,9-5,2 miliar (kurs Rp13.000/USD) saat lelang pada minggu ini di Christie’s di Dubai.

Jam Patek Philippe 1518 itu dibuat pada 1944 dan diberi hiasan timbul dengan puncak kerajaan Mesir kuno, dengan kalender dan kronograf abadi serta disebut sebagai satu-satunya dari hanya 281 model yang pernah dibuat oleh pembuat jam Swiss bergengsi tersebut.

Jam tangan tersebut adalah penutup undian untuk lelang pada Jumat, dengan nilai penjualan diperkirakan diumumkan pada Sabtu (24/3) mendatang.

Farouk, raja terakhir Mesir sebelum revolusi 1952 menggulingkan kerajaannya, adalah kolektor jam tangan langka, yang diwarisi dari ayahnya, Raja Fuad. Dia memiliki jam tangan Patek Philippe dan Vacheron Constantin dan mengumpulkan mobil serta koin.

“Reference 1518 adalah jam tangan pada saat itu hanya kaum elit, bangsawan dan klien terpenting Patek Philippe mampu memilikinya,” kata Remy Julia, kepala jam tangan di divisi Timur Tengah, India dan Afrika pada Christie’s di Dubai.

“Mengapa? Karena harga dan karena jam tangan itu dibuat dalam jumlah yang sangat kecil. Ingatlah bahwa pada masa itu memiliki arloji sendiri adalah sebuah kemewahan. Jadi bagaimana dengan memiliki jam tangan emas oleh pembuat terbaik, rumit, dengan kalender dan kronograf abadi,” katanya di sela-sela acara pers untuk memamerkan barang lelang.

Seri 1518 adalah yang pertama menggabungkan kalender dan kronografi abadi. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.