Israel Lancarkan Serangan Udara Kedua ke Jalur Gaza

0
122
israel
Jet tempur Angkatan Udara Israel (IAF).

JERUSALEM, SERUJI.CO.ID – Militer Israel menyatakan tentaranya melancarkan serangan udara kedua terhadap “prasarana” di Jalur Gaza pada Kamis (30/11) sore, dan menuduh gerilyawan Palestina, Jihad Islam, melancarkan serangan mortir pada pagi hari yang sama.

Serangan tersebut dilancarkan setelah gerilyawan Jalur Gaza menembakkan bom mortir ke arah pos militer di samping pagar pemisah antara Israel dan bagian utara Jalur Gaza pada Kamis siang. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan kecil dan tak merenggut korban cedera, kata militer Israel.

Israel belakangan menuduh Jihad Islam, yang berpusat di Jalur Gaza, melancarkan serangan itu. Sebagai balasan, militer Israel melancarkan serangan udara gabungan dengan serangan artileri, dengan sasaran dua pos Jihad Islam dan dua pos HAMAS, kata pernyataan militer.

Beberapa jam kemudian, serangan udara kedua dilancarkan. Sekali ini, satu pesawat Israel menyerang dia pos militer lagi milik Jihad Islam di bagian tengah Jalur Gaza, kata pernyataan tersebut.

Seorang juru bicara bagi Kementerian Kesehatan palestina di Jalur Gaza, Dr. Ashraf Al-Qidre, mengatakan kepada media Palestina bahwa dua orang menderita luka ringan akibat pemboman Israel.

Jihad Islam mengatakan serangan mortir tersebut adalah pembalasan atas pembunuhan seorang petani Palestina pada Kamis pagi. Warga desa yang berusia 48 tahun itu ditembak hingga tewas oleh seorang pemukim Yahudi dalam satu pertikaian.

Militer Israel menyatakan pemukim tersebut menembak petani Palestina itu untuk membela diri saat sekelompok pemukim diserang oleh orang yang melempar batu, sedangkan saksi mata Palestina membantah dan mengatakan pria tersebut sedang bekerja di ladangnya selama penembakan itu.

Kekacauan terjadi satu bulan setelah Israel membom satu terowongan penyeberangan dari Jalur Gaza ke Israel, dan menewaskan sedikitnya selusin anggota Jihad Islam.

Jihad Islam, kelompok gerilyawan yang didukung Iran, telah berikrar untuk membalas pembunuhan tersebut.

Ketegangan meningkat pada saat sensitif, ketika Fatah dan HAMAS –Gerakan Perlawanan Islam, yang menguasai Jalur Gaza– berusaha melaksanakan kesepakatan perujukan bersejarah. Israel keberatan dengan kesepakatan itu.

Israel terakhir kali melancarkan serangan besar ke Jalur Gaza ialah pada 2014. Sejak itu, peristiwa penembakan sporadis terjadi di kedua sisi perbatasan tapi tak pernah berubah menjadi perang besar. (Ant/SU02)

loading...
BACA JUGA

Warga Mulai Persiapkan Lebaran Ketupat

GORONTALO, SERUJI.CO.ID - Sejumlah warga Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, mulai mempersiapkan segala kebutuhan menjelang perayaan lebaran ketupat, yang digelar pada hari ketujuh setelah Idul Fitri. Beberapa...
balon udara

Polisi Razia Balon Udara Tanpa Awak

PONOROGO, SERUJI.CO.ID - Petugas gabungan dari Polres Ponorogo bersama TNI AD (Kodim Ponorogo) dan TNI AU (Pangkalan Udara Lanud Iswahjudi Magetan) merazia balon udara...
Neymar

Swiss Tahan Imbang Brazil 1-1

ROSTOV ON DON, SERUJI.CO.ID - Brazil bergabung dengan sejumlah negara besar yang gagal menggebrak pada pertandingan pembukaan mereka di Piala Dunia, ketika longgarnya pertahanan pada...
Leon Goretzka

Meksiko Rayakan Kemenangan Usai Taklukkan Jerman

MOSKOW, SERUJI.CO.ID - Kegembiraan para pendukung tim Meksiko setelah pertandingan pembuka mereka di Piala Dunia melawan Jerman berlanjut hingga ke dalam kereta, yang di Rusia...

Dikalahkan Meksiko 1-0, Ini Harapan Pendukung Tim Der Panzer

MOSKOW, SERUJI.CO.ID -  Sejumlah pendukung tim Der Panzer Jerman mengaku kecewa atas kekalahan timnasnya dari Meksiko 1-0 pada babak penyisihan grup putaran final Piala Dunia...