Indonesia Serukan Persatuan Islam Hadapi Israel

TEHERAN – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto menyerukan pentingnya persatuan dan keharmonisan di antara negara-negara muslim seluruh dunia dalam menghadapi penjajahan Zionis Israel atas rakyat Palestina yang hingga kini masih berlangsung. Seruan itu disampaikan saat menyampaikan pidato para Konferensi Internasional ke-6 Untuk Mendukung Perjuangan Rakyat Palestina yang berlangsung di Teheran, Iran, Rabu (22/2).

“Persatuan dan keharmonisan di antara kita juga harus terbentuk dalam rangka terwujudnya rekonsiliasi faksi-faksi di Palestina, khususnya Fatah dan Hamas. Perpecahan di antara kita hanya akan menguntungkan Israel,” tegas Agus di hadapan peserta konferensi yang terdiri atas perwakilan dadri 80 negara dan sekitar 700 tamu asing.

Agus menekankan umat Islam harus meyakini bahwa persatuan dan kesatuan merupakan sumber kekuatan terbesar dalam menghadapi kesombongan dan penindasan Israel.

“Mari kita maju bersama menuju persatuan untuk Palestina,” seru Agus, seraya berharap bahwa konferensi tersebut dapat menuai gagasan dan pemikiran yang dapat diterapkan dalam rangka mendirikan negara Palestina yang berdaulat dengan Al-Quds Al-Syarif sebagai ibukotanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Indonesia, Mohammad Saleh, yang juga menyampaikan pidato pada konferensi itu menegaskan bahwa 90 persen dari lebih dari 200 juta masyarakat Indonesia adalah muslim yang anti- kolonialisme.

“Indonesia telah memiliki tujuh presiden yang tidak pernah berubah sikap dalam mendukung perjuangan Palestina untuk merdeka dan membangun negara Palestina,” kata Ketua DPD. Diaa menambahkan bahwa Indonesia menanti keanggotaan penuh Palestina di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

“Sejak awal kemerdekaan Indonesia, Presiden pertama Indonesia, Sukarno, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia tersebut menolak kemerdekaan Israel pada 1948,” kata Mohammad Saleh.

EDITOR: Rizky

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

NKRI Adil dan Beradab

Mempertentangkan syariat Islam dengan Pancasila adalah ahistoris dan tidak logis. Apalagi, faktanya, syariat Islam memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Muslim Indonesia.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER