Hadir di Israel, Yahya Staquf Dianggap Lakukan Kejahatan pada Bangsa Palestina

9
613
  • 107
    Shares
hamas
Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kehadiran Khatib Aam Syuriah PBNU, Yahya Cholil Staquf sebagai pembicara di acara American Jewish Committee (AJC) Global Forum di Yerusalem, Israel, pada Ahad (10/6) lalu, mendapat kecaman dari bangsa Palestina.

Kecaman pertama datang dari kelompok perlawanan Palestina, Hamas, yang mengatakan  kehadiran pria yang akrab disapa Gus Yahya di acara tersebut tidak hanya penghinaan terhadap rakyat dan pengorbanan bangsa Palestina, tetapi juga kepada rakyat Indonesia dan sejarah panjangnya dalam mendukung perjuangan Palestina.

“Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan besar dan pengakuan bagi rezim fasis ini,” kata Hamas lewat rilisnya yang dikutip lewat laman Anadolu Agency, Senin (11/6).

Loading...

Hamas menegaskan kunjungan itu dilakukan di tengah penolakan masyarakat dan tidak adanya hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel.

Selain itu, Hamas menilai kehadiran Yahya akan memberikan pembenaran bagi Israel untuk melakukan kejahatan lebih lanjut terhadap rakyat dan tempat-tempat suci bangsa Palestina.

Hal yang sama disampaikan juga gerakan perlawan rakyat Palestina, Fatah, yang mengecam kehadiran Gus Yahya di acara yang dibuka langsung oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, sebagai kejahatan terhadap Yerusalem, Palestina, dan Muslim di dunia. Fatah berpendapat duduk bersama penjajah Israel sama dengan melawan rakyat Palestina.

“Partisipasi Yahya Staquf, Sekretaris Jenderal organisasi Muslim Indonesia Nahdlatul Ulama, pada konferensi ini di Yerusalem yang diduduki adalah pengkhianatan terhadap agama, al-Aqsha dan kebangkitan, rakyat Palestina, dan negara-negara Arab dan Islam,” kata juru bicara Fatah Osama al-Qawasmi dalam sebuah pernyataan, dilaporkan Palestinow, Selasa (12/6).

Fatah meminta Pemerintah Indonesia dan pejabat pro-Palestina Indonesia dan rakyat Indonesia untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang menjual diri mereka kepada ‘setan’ dan ingin menjadi instrumen di tangan Zionis dan Israel.

Sebagaimana diberitakan, Yahya Cholil Staquf yang juga Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menghadiri acara American Jewish Committee (AJC) Global Forum di Yerusalem, Israel, Ahad (10/6), sebagai salah satu pembicara. Kehadirannya mendapat kecaman luas di Indonesia juga di Palestina.

Terpisah, Ketua PBNU Robikin Emhas menegaskan bahwa kunjungan Gus Yahya ke Israel selaku pribadi bukan dalam kapasitas sebagai Katib Aam PBNU, apalagi mewakili PBNU.

Robikin juga menegaskan tidak ada kerja sama program maupun kelembagaan antara NU dengan Israel. (ARif R/Hrn)

 

Langganan berita lewat Telegram
loading...

9 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU