Cuaca Buruk di Afghanistan Sangat Fatal

0
39
Ibukota Kabul sepi setelah salju turun. Afghanistan mengalami cuaca buruk ekstrim yang banyak meminta korban. (image: courtesy to @everydayasia)

KABUL – Cuaca buruk melanda Afghanistan beberapa hari terakhir. Omar Mohammadi, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Afghanistan, Selasa (21/2), mengatakan, “Setidaknya 239 orang tewas dan 214 terluka dalam dua bulan terakhir akibat salju tebal dan hujan deras di 22 provinsi.”

Salju dan tanah berubah menjadi lumpur di perbukitan gundul pinggiran Kabul. (image: courtesy to @EverydayAsia)

Ia juga mengungkapkan, badai tiga hari terakhir menewaskan 50 orang, termasuk 11 orang tewas dalam insiden terpisah akibat atap runtuh tertimpa hujan deras di provinsi Kabul. Sebanyak 25 gembala hilang dalam badai salju, dan 44 terluka dalam kecelakaan terkait cuaca buruk. Lebih dari 520 rumah hancur dan sekitar 420 rusak.

Cuaca buruk juga memaksa Menteri Pertahanan AS Jim Mattis, pada hari Minggu, mengatakan batal berkunjung ke Afghanistan.

Di tengah perang saudara yang membuat ratusan ribu orang terusir dari tempat tinggal, PBB memperkirakan lebih dari 9 juta warga Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan. Dalam cuaca buruk, kebutuhan utama berupa makanan dasar dan perumahan.

EDITOR: Omar Ballaz

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Pengungsi Rohingya

Bangladesh-Myanmar Sepakati Soal Pemulangan Muslim Rohingya

DHAKA/COX'S BAZZAR, SERUJI.CO.ID - Bangladesh mengatakan pada Selasa (16/1) pihaknya akan merampungkan proses pengembalian banyak di antara para pengungsi Muslim Rohingya yang melarikan diri dari...

Kembali, Pemilik Akun Sosmed Dihukum 18 Bulan Penjara Karena Hina Presiden

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan hukuman kepada Farhan Balatif, selama 18 bulan penjara. Pemuda ini terbukti bersalah menghina Presiden Jokowi...
Soekarwo

Pemerintah Akan Impor Beras, Soekarwo Klaim Stok di Jatim Surplus

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah akan melaksanakan kebijakan impor 500.000 ton beras dari Vietnam dan Thailand untuk memperkuat cadangan beras nasional. Sementar itu, Gubernur Jawa...
20180115_161307

Antara Setan, LGBT, dan Airmin @_TNIAU

Belakangan, kembali ramai di lini masa kampanye 'halalnya' LGBT. Kali ini tidak tanggung-tanggung. Aan Anshori, aktivis pembela LGBT yang diberi label "kyai" dengan percaya...
images (1)

Mengapa Menjadi Non Muslim

Menjadi muslim adalah tindakan sederhana, cukup berserah diri. Ketika turun ayat, ikuti. Bahkan itulah inti hidup di dunia, tidak yang lain-lainnya. Ayat-ayatNya, berupa tanda dan...
FB_IMG_1516028887948

Pangkalan Bun Darurat LGBT, Nitizen: Aparat Mesti Turun Tangan

Kotawaringin Barat - Ratusan Nitizen mengecam ulah sejumlah pria yang berciuman di taman kota Pangkalan Bun Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah. Pasalnya, sekitar tanggal...