Cuaca Buruk di Afghanistan Sangat Fatal

28
Ibukota Kabul sepi setelah salju turun. Afghanistan mengalami cuaca buruk ekstrim yang banyak meminta korban. (image: courtesy to @everydayasia)

KABUL – Cuaca buruk melanda Afghanistan beberapa hari terakhir. Omar Mohammadi, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Afghanistan, Selasa (21/2), mengatakan, “Setidaknya 239 orang tewas dan 214 terluka dalam dua bulan terakhir akibat salju tebal dan hujan deras di 22 provinsi.”

Salju dan tanah berubah menjadi lumpur di perbukitan gundul pinggiran Kabul. (image: courtesy to @EverydayAsia)

Ia juga mengungkapkan, badai tiga hari terakhir menewaskan 50 orang, termasuk 11 orang tewas dalam insiden terpisah akibat atap runtuh tertimpa hujan deras di provinsi Kabul. Sebanyak 25 gembala hilang dalam badai salju, dan 44 terluka dalam kecelakaan terkait cuaca buruk. Lebih dari 520 rumah hancur dan sekitar 420 rusak.

Cuaca buruk juga memaksa Menteri Pertahanan AS Jim Mattis, pada hari Minggu, mengatakan batal berkunjung ke Afghanistan.

Di tengah perang saudara yang membuat ratusan ribu orang terusir dari tempat tinggal, PBB memperkirakan lebih dari 9 juta warga Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan. Dalam cuaca buruk, kebutuhan utama berupa makanan dasar dan perumahan.

EDITOR: Omar Ballaz

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama