RI Dalami Keterlibatan Siti dalam Pembunuhan Kakak Pemimpin Korut

0
182
Siti Aisyah
Paspor Siti Aisyah yang kini diamankan otoritas Malaysia.

JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mendalami keterlibatan seorang wanita yang ditangkap pemerintah Malaysia. Wanita tersebut diduga sebagai pembunuh kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, yakni Kim Jong-Nam.

“Dalam waktu segera menteri luar negeri pasti akan mendalami persoalan ini. Apakah betul bahwa yang bersangkutan adalah warga Indonesia berpaspor Indonesia, karena diduga wanita (itu) bersama dengan (wanita) Vietnam,” ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/2).

Meski demikian, kata Pramono, hingga hari ini belum ada kepastian apakah wanita tersebut WNI atau bukan. Pramono juga mengatakan, jika memang wanita tersebut adalah WNI, pemerintah Indonesia akan mendalami lebih lanjut kasus tersebut.

“Tentunya, kalau memang pasti itu warga kita, akan melakukan pendalaman lebih lanjut. Tujuannya apa dan kemudian kenapa melakukan itu. Karena ini sudah jadi berita internasional,” jelas Pramono.

Siti Aishah, begitulah media massa luar negeri mengabarkan nama wanita Indonesia yang dimaksud. Di Indonesia, tersiar kabar soal paspor Siti Aisyah. Identitasnya sama, yakni kelahiran Serang, Banten, 11 Februari 1992.

Berdasarkan salinan paspor, nama yang tercantum adalah Siti Aisyah. Nomor paspornya adalah A 9601796. Paspor ini diterbitkan Kantor Imigrasi Jakarta Barat. Siti terlihat berambut panjang dalam foto paspor ini. Tempat lahir Siti yang tercantum di paspor ini adalah Serang.

Siti diduga bersama seorang wanita berpaspor Myanmar menghabisi nyawa Jong-nam. Awalnya Jong-nam berada di Bandara Internasional Kuala Lumpur karena hendak ke Makau. Namun dia merasa disekap dari belakang. Kemudian dia merasa pusing dan dibawa ke klinik Bandara, namun nyawanya melayang saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit Putrajaya.

Media Korea Selatan, TV Chosun, menyebut Jog-nam diracuni dengan jarum suntik oleh dua wanita. Pada 15 Februari, seorang perempuan berpaspor Myanmar ditangkap di bandara itu. Perempuan kedua ditangkap pada 16 Februari pukul 02.00 waktu setempat. Usut punya usut, perempuan kedua ini berpaspor Indonesia atas nama Siti Aisyah asal Serang, Banten, lahir 11 Februari 1992.

EDITOR: Rizky

 

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...