Inilah Kalimat Terakhir Kakak Kim Jong Un

PETALING JAYA – Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un yang dibunuh di Malaysia, menyampaikan kata-kata terakhir sebelum tumbang diracun dua perempuan di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur. Kata-kata terakhir dia adalah “Sakit sekali, sakit sekali, saya disemprot cairan”.

Menurut China Press, Malaysia, Kim Jong Nam sempat berjalan sejauh 15 meter menuju meja resepsionis bandara setelah diracun di lantai empat dekat aula keberangkatan bandara itu.

Mengutip sumber-sumber kepolisian, koran itu melaporkan bahwa ekspresi wajah Jong Nam seperti kesakitan sekali saat mengucapkan kalimat terakhirnya itu dalam Bahasa Inggris.  Setelah mengucapkan kalimat itu, dia hanya bisa mengerang.

Petugas bandara kemudian mencegat polisi untuk membantunya membawa pria Korea Utara itu ke klinik bandara di lantai tiga. Namun saat itu Kim sudah kehilangan kesadaran dan dokter di klinik itu menyadari keadaan sudah terlalu serius sehingga harus segera dibawa ke Rumah Sakit Putrajaya.   Rupanya terlambat, Jong Nam meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit itu.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengkritisi Strategi Anti-Korupsi Para Capres

Debat capres putaran pertama telah usai. Terlepas paslon mana yang akan keluar sebagai juara dan berhak memimpin Indonesia dalam lima tahun ke depan, tulisan ini ingin mengkritisi ide dan gagasan para paslon seputar pemberantasan korupsi.

Konsultasi Manajemen Bersama SNF Consulting

Anda dapat konsultasikan masalah terkait menajemen dan pengelolaan perusahaan kepada SNF Consulting dengan mengisi form di bawah dengan lengkap.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.