Mongolia Darurat Penyakit Kaki dan Mulut


MONGOLIA, SERUJI.CO.ID –  Lembaga Penanganan Keadaan Darurat Nasional Mongolia (NEMA) pada Jumat (29/6) mengatakan keadaan darurat telah diumumkan di Provinsi Arkhangai di bagian barat-tengah negeri itu guna mengendalikan penyebaran penyakit kaki-dan-mulut (FMD).

Hingga Jumat (29/6), telah terjadi wabah FMD di enam “soum” (sub-bagian administrasi) di provinsi tersebut.

Wakil Menteri Pertanian dan Industri Ringan Mongolia Saule Janimkhan telah memerintahkan pejabat terkait untuk melakukan apa saja yang bisa mereka lakukan guna menghentikan penyebaran penyakit itu.

Tahun lalu, Mongolia mengeksport 29.300 ton daging ke berbagai negara seperti China, Rusia, Kazakhstan, Iran dan Qatar.

Negara tersebut bermaksud menaikkan eksport daging jadi 10 kali lipat dalam beberapa tahun ke depan, dalam upaya meragamkan ekonomi –yang sangat bergantung atas pertambangan.

Tapi seringnya wabah penyakit menyerang hewan ternak seperti FMD menghambat eksport daging Mongolia.

Para pejabat karantina Mongolia telah menyembelih ribuan hewan pada musim dingin lalu di negeri itu guna mengendalikan penyebaran FMD.

FMD adalah penyakit sangat menular dan kadangkala mematikan yang mempengaruhi hewan kuku-terbelah seperti kambing, domba, lembu dan babi. Gejala utama hewan yang sakit ialah peningkatan temperatur tubuh, melepuh dan koreng pada selaput lendir dan mulut.

Penyakit tersebut bukan ancaman langsung buat manusia, tapi gangguan perdagangan dan langkah untuk menanggulanginya bisa mahal. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close