PBB Tolak Rancangan Resolusi AS untuk Kutuk Perlawanan HAMAS

0
18
  • 5
    Shares
Hamas-1
Ajakan Hamas kepada rakyat Palestina agar Jadikan Hari Jum'at Besok Sebagai Hari Aksi "Jum'at Marah" untuk Al Quds

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID – Sidang Umum (SU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan suara tipis pada Kamis (6/12) menolak rancangan resolusi yang disponsori Amerika Serikat. Rancangan resolusi itu mengutuk perlawanan HAMAS dan melabeli HAMAS sebagai “teroris”.

Rancangan resolusi yang didukung kuat oleh Israel dan AS, membutuhkan dua pertiga mayoritas suara untuk disahkan setelah pemungutan suara sebelumnya di SU.

“Pemungutan suara akhirnya gagal melewati ambang batas lebih tinggi; 87 negara memberi suara mendukung, 57 menentang, dan 33 negara abstain,” kata Kantor Berita Anadolu, Jumat (7/12), dilansir Antara,

Rancangan resolusi itu adalah salah satu tugas akhir Nikki Haley, sebelum ia mengakhiri masa jabatannya sebagai Duta Besar AS di PBB pada akhir tahun ini.

Dengan dukungan Haley, rancangan resolusi itu berusaha mengutuk serangan roket oleh HAMAS terhadap Israel, dan itu adalah rancangan resolusi pertama yang mengutuk kelompok perlawanan Palestina.

Jason Greenblatt, Utusan Perdamaian Timur Tengah, melalui akun Twitter mengecam hasil pemungutan suara itu, dan menyebutnya ‘sungguh memalukan’

“@UN gagal mengutuk #HAMAS bahkan setelah bertahun-tahun serangan melalui pemboman bunuh diri, penculikan, rudal, dan lain-lain terhadap orang Israel. Pujian setelah pemungutan suara mengungkap semuanya,” tulis Greenblatt.

Sebelum pemungutan suara, SU PBB melangsungkan pemungutan suara terpisah untuk memutuskan mayoritas yang akan dibutuhkan untuk mengesahkan rancangan resolusi tersebut.

Amerika Serikat meminta mayoritas sederhana, sementara Kuwait meminta mayoritas dua-pertiga. Dan akhirnya, permintaan Kuwait keluar sebagai pemenang. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU